
BANJARMASIN – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILian regional Office Banjarmasin kembali berdayakan masyarakat melalui produksi roti “ Kula Baiman” di Sentra Mustahik Income Generating Program (MIGP).
Kali ini kelomok pembuat roti warga di Jalan Kelayan A Gang Sadar Kecamatan Banjarmasin Tengah yang menerima bantuan sekaligus launching roti “ Kula Baiman” untuk di pasarkan ke masyarakat.
Supervisor YBM BRILian regional Office Banjarmasin Habiburahman mengatakan Launching Mustahik Income Generating Program produksi olahan roti “Kula Baiman” . “ Bantuan yang kita kucurkan nilai investasi seperti oven, mikser dan moadl usaha serta bahan-bahan pembuatan rotinya,” ujar Habiburahman disela Launching Mustahik Income Generating Program salah satu rumah warga di Jalan Kelayan A Gang Sadar Kecamatan Banjarmasin Tengah, Sabtu (28/12) sore.
Tujuan program kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi dan keahlian, walaupun penerima bantuan ini sudah memiliki keahlian dalam membuat roti dengan kualitas yang lebih baik lagi dan pasarnya pun bisa lebih meningkat.
“ Bantuan yang kita berikan sekitar Rp 50 juta secara bertahap dengan satu kelompok ada 9 orang,” jelasnya.
Fasilitator Bidang Ekonomi YBM BRILian Budi Ikhsan menjelaskan program ini sendiri di inisiasi mulai bulan April tahun 2023. “ Kita mulai melakukan pencarian harta karun yang tersembunyi produksi roti sama sekali banyak orang tidak tahu, jadi kita kemas untuk dikenal kalangan masyarakat. Dari kami nanti akan dibantu pemasaran dan dikemas yang dulunya hanya biasa saja,” katanya.
Dalam pembuatan roti ini pun ada beberapa macam rasa dan dikemas dengan baik.” Dari bantuan yang kami kucurkan dari lembaga tidak ada timbal balik, bantuan kami ini apabila masyarakat suskes kami senang,” tambahnya.
Sri Puji Astuti pembuatan roti “ Kula Baiman” merasa besyukur dapat bantuan dari YBM BRILian untuk pertama kalinya. Sebenarnya membuat roti seperti ini sudah lama, namun belum dikemas seperti sekarang ini.
“ Bantuan yang diberikan oven danlainnya, setelah dibina ada perubahan kelembutan roti dan kemasannya lebih bagus.Kami mengucapkan terimakasih kepada pa Budi dan Habiburahman yang sudah membantun warga kami,” ujarnya.
Harapannya kedepan bisa membuka toko sendiri, sekarang ini pemasarannya masih dari rumah ke rumah. Perkotak roti “ Kula Baiman “ ini hargai dari Rp 7 ribu sampai Rp 9 ribu.Dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan ekonomi keluarganya.rds

