
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyampaikan apresiasi kepada daerah yang telah bekerja keras untuk meraih tropi adipura tahun 2023.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras dari jajaran pemerintah daerah yang telah meraih tropi adipura,” ucapnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Adi Santoso, Senin (16/12).
Hal itu disampaikannya pada penyerahan penghargaan Adipura Tahun 2023, Program Kampung Iklim (ProKlim), serta penghargaan Lomba Inovasi Desa/Kelurahan Terbaik Provinsi Kalsel Tahun 2024.
Bentuk apresiasi dari Pemprov Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel terhadap pemerintah daerah yang meraih tropi adipura berupa dump truk, sedangkan ProKlim dan Lomba Inovasi Desa dan Kelurahan berupa kendaraan roda tiga.
Seperti diketahui, di Kalsel pada tahun 2024, ada delapan kabupaten/kota yang telah meraih tropi adipura. Hal ini diharapkan mampu memotivasi daerah lainnya untuk melakukan langkah-langkah perbaikan di masa mendatang.
H Muhidin juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang di nilai sebagai bentuk nyata komitmen Pemprov Kalsel dalam menggerakkan seluruh lapisan masyarakat, untuk menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Penghargaan adipura, ProKlim, dan lomba inovasi desa/kelurahan ini merupakan wujud dukungan pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat, serta pemerintah kabupaten/kota untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Gubernur Muhidin menegaskan pentingnya peran semua pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, ia berharap penghargaan ini mampu memotivasi munculnya berbagai inovasi di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kalsel.
“Saya berharap melalui penghargaan ini seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Selain itu, inovasi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus terus didorong agar Banua kita tercinta menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana turut menyampaikan rasa bangganya atas berbagai capaian yang di raih dalam pengelolaan lingkungan di Banua.
Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
“Semua capaian ini tentu menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Kalsel, dan mengapresiasi seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi. Semoga apresiasi yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin meningkatkan semangat kita dalam menjaga serta mengelola lingkungan,” katanya.
Hanifah berharap momentum kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan, karena tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya untuk masa kini, tetapi juga demi masa generasi mendatang.
Untuk tahun ini, piala Anugerah Adipura diberikan kepada Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin, Barito Kuala, Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Tahun 2024 ini juga menjadi momentum peningkatan untuk Proklim di Kalsel. Jika pada tahun 2023 hanya lima desa/kelurahan yang meraih Proklim Lestari, kini jumlah tersebut meningkat menjadi enam desa.
Proklim Trophy Utama berhasil di raih tiga desa, yakni Desa Warukin di Tabalong, Desa Bulurejo di Tanah Bumbu, dan Desa Salam Babaris di Tapin.
Kalsel juga mencatatkan pencapaian luar biasa lainnya dengan 26 Proklim Sertifikat Utama, 71 Proklim Madya, dan 32 Proklim Pratama, menjadikan total desa/kelurahan yang diapresiasi pada tahun ini sebanyak 139 wilayah.
Selain penghargaan utama, juga diberikan apresiasi kepada pemenang Lomba Inovasi Desa/Kelurahan Terbaik Tahun 2024 yang di ikuti oleh 33 desa dan kelurahan sepanjang Sungai Martapura.
Sebanyak 20 peserta dengan nilai terbaik menerima hadiah berupa perahu atau kelotok pengangkut sampah sebagai bentuk dukungan atas upaya mereka dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. adp/ani

