Mata Banua Online
Kamis, Mei 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kenaikan UMP Positif untuk Sektor Logistik

by Mata Banua
12 Desember 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Desember 2024\13 Desember 2024\7\Halman ekonomi (13  desember)\hal 7 - 2 klm (bawah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan pemerintah menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 sebesar 6,5 persen.

Berita Lainnya

Belum Ada Titik Temu Kenaikan UMP 2026

OJK Minta BUMN Ikut Kucurkan KUR

12 Mei 2026
DPRD Banjarmasin Tindak Lanjuti Sanksi TPAS Basirih

DPRD Banjarmasin Tindak Lanjuti Sanksi TPAS Basirih

12 Mei 2026

Ketua Umum ALFI, Akbar Djohan, mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengutamakan kesejahteraan pekera dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan tersebut.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah menaikkan UMP 2025 sebesar 6,5 persen. Ini adalah bentuk nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan pekerja, sekaligus strategi untuk memperkuat daya beli masyarakat yang akan memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional,” ujar Akbar.

Menurut Akbar, kenaikan UMP tidak hanya berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan para pekerja, tetapi juga memberikan dorongan signifikan terhadap daya beli masyarakat. Dengan daya beli yang meningkat, konsumsi domestik sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi diharapkan akan turut menguat.

“Ketika daya beli masyarakat meningkat, konsumsi barang dan jasa juga akan nai. Ini akan memberikan efek langsung pada perputaran roda ekonomi, termasuk di sektor logistik yang menjadi tulang punggung distribusi barang di Indonesia,” ucap Akbar.

kbar menjelaska sektor logistik akan merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Dengan meningkatnya konsumsi, permintaan terhadap pengiriman barang di berbagai wilayah Indonesia diperkirakan akan bertambah, yang pada akhirnya akan meningkatkan aktivitas dan pendapatan di sektor logistik.

“Logistik adalah sektor yang sangat sensitif terhadap pergerakan konsumsi. Kenaikan UMP ini akan memacu aktivitas pengiriman barang, baik dalam skal kecil maupun besar. Hal ini sejalan dengan misi ALFI untuk terus mendorong efisiensi dan kontribusi logistik terhadap perekonomian nasional,” lanjut Akbar. Selain menggerakkan sektor logistik, Akbar juga menyoroti potensi dampak positif lain dari kenaikan UMP 2025, seperti peningkatan investasi domestik. Menurut Akbar, peningkatan konsumsi domestik akan menbuat ektor usaha lebih bergairah dan menarik lebih banyak investasi, baik dari dalam negeri maupun asing.

“Kebijakan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan dapat mengurangi kesenjangan sosial dan menciptakan stabilitas yang lebih baik di masyarakat,” ucap Akbar.

Akbar menilai kenaikan UMP sebesar 6,5 persen juga menjadi dorongan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Meengah (UMKM). Dengan kebijakan tersebut, Akbar menilai, pelaku UMKM akan mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya daya beli masyarakat. “Pada akhirnya, hal ini juga akan menyerap tenaga kerja lebih banyak,” sambung Akbar.

Akbar mengajak seluruh pelaku usaha, termasuk anggota ALFI untuk mendukung kebijakan ini dan bersama-sama memastikan roda perekonomian Indonesia brgerak semakin maju.

“Kenaikan UMP bukan hanya soal angka, tetapi komitmen bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Akbar. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper