
BALANGAN – Sebanyak 18 pelajar terpilih menjadi duta baca usai dilaksanakan grand final pemilihan duta baca tingkat kabupaten yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Balangan.
Kepala Dispersip Kabupaten Balangan Rody Rahmady Noor menjelaskan, duta baca di pilih untuk mendorong minat baca masyarakat khususnya generasi muda, sebagai upaya mencerdaskan anak bangsa.
“Ini sebagai penyemangat anak-anak di Kabupaten Balangan untuk meningkatkan minat baca dalam rangka mencerdaskan anak bangsa di Kabupaten Balangan ini,” ujarnya, Kamis (12/11).
Sementara, Plt Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan, Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno Dispersip Kabupaten Balangan Yusifa Zulaiha menambahkan, duta baca berperan sebagai ikon dan ujung tombak dalam kampanye budaya membaca untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat.
Selain pengumuman pemenang, Dispersip Kabupaten Balangan juga memberikan hadiah dan trofi untuk perpustakaan terbaik tingkat SD, SLTP, SLTA, dan desa.
Dalam pemilihan tersebut, ada 18 orang yang terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten untuk tingkat SLTP, SLTA, dan umum, yang setiap kategori di wakili tiga putra dan tiga putri yang berhasil lolos ke babak final.
Para finalis di beri waktu lima menit untuk menyampaikan alasan mengikuti ajang ini, menjabarkan visi dan misinya, serta menjawab pertanyaan yang diajukan dewan juri.
Untuk penilaian, dilakukan berdasarkan kemampuan public speaking, visi dan misi yang disampaikan, serta kecocokan jawaban peserta terhadap pertanyaan.
Acara ini di tutup dengan pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Balangan. Kepala Dispersip Kabupaten Balangan mewakili Bupati Balangan mengukuhkan Sri Huriyati Hadi sebagai Bunda Literasi yang diwakili Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Balangan Megawati Ulfah Supiani. ant

