Mata Banua Online
Rabu, April 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mengonsumsi Ikan Bisa Membantu Mencegah Stunting

by Mata Banua
1 Desember 2024
in Mozaik
0
D:\2024\Desember 2024\2 Desember 2024\11\Halaman 1-11 Senin\Mengonsumsi Ikan.jpg
(foto:mb/web)

 

Dokter spesialis gizi klinik Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dr. A. Yasmin Syauki M.Sc., Sp.GK, menjelaskan bahwa memperbaiki pola makan keluarga dengan meningkatkan konsumsi protein hewani, terutama dari ikan, dapat mencegah stunting.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

“Ketika kita lebih sering makan karbohidrat, kurang protein maka pada saat pertumbuhan anak-anak jelas akan terjadi gangguan pertumbuhan karena ini menjadi kebiasaan dan menjadi pola makan, yang mempengaruhi juga pertumbuhan anaknya,” kata Yasmin kepada ANTARA, Kamis.

Dokter lulusan Universitas Hasanuddin itu mengatakan edukasi dari Kementerian Kesehatan mengenai 10 pesan gizi seimbang harus terus diberikan pada masyarakat salah satunya dengan mengonsumsi beragam protein hewani tidak hanya dari ayam, namun, juga ikan. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, Yasmin mengatakan seharusnya lebih banyak pilihan ikan yang bisa dimasukkan dalam menu makan sehari-hari.

Ikan, kata Yasmin menjelaskan, selain protein, juga mengandung lemak yang lebih baik dari ayam. Gangguan pertumbuhan stunting sering kali terjadi karena kurang gizi dan Yasmin melihat masih banyak masyarakat yang jarang memasak atau mengonsumsi protein dalam makanan sehari-hari.

Ia mengatakan masyarakat harus terus diedukasi untuk makan makanan seimbang yang ada kandungan karbohidrat dan protein serta lemak. Jika hanya salah satunya maka bisa terjadi kekurangan gizi yang berujung lahirnya anak yang stunting.

“Karena sebenarnya semua bahan makanan yang tersedia di alam ini itu masing-masing memiliki kandungan gizi yang bisa beda-beda sehingga itulah yang sebenarnya kita cari dengan makan bervariasi dan seimbang jadi semuanya dapat,” kata Yasmin menjelaskan.

Ajakan melalui berbagai media seperti iklan, spanduk atau selebaran tentang manfaat mengonsumsi ikan juga harus diperbanyak agar masyarakat semakin mendapatkan banyak informasi mengenai sumber protein hewani.

“Kita menjelaskan isi kandungan yang sangat bagus di ikan, selain mengandung protein dia juga mengandung lemak lebih bagus daripada ayam,” kata Yasmin. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper