Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Penalti ‘Pemicu’ Pemecatan Ten Hag

by Mata Banua
13 November 2024
in Olahraga
0
D:\2024\November 2024\13 November 2024\9\Olahraga Kamis\penalti.jpg
Ten Hag (kanan) berargumen dengan ofisial pertandingan soal penalti untuk West Ham, yang menjadi laga terakhirnya melatih MU.(foto:mb/web)

 

Jakarta – Penalti kontroversial mewarnai kekalahan Manchester United dari West Ham United akhir bulan lalu, yang berujung pemecatan Erik ten Hag dari kursi manajer. Otoritas wasit Premier League belakangan mengakui itu adalah kesalahan yang tak seharusnya diberikan.

Berita Lainnya

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

23 April 2026
Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

23 April 2026

MU kalah 1-2 di London Stadium, Minggu (27/10) lalu. Kekalahan itu menjadi yang keempat musim ini, membuat mereka tercecer di urutan 14 klasemen sementara Liga Inggris dengan 11 poin dari sembilan laga. Ten Hag kemudian didepak sehari setelahnya.

Kekalahan itu diwarnai gol penalti Jarrod Bowen di injury time babak kedua, yang diberikan wasit David Coote usai Matthijs de Ligt dinilai telah melanggar Danny Ings dalam situasi kemelut di kotak penalti MU.

Keputusan itu dipertanyakan karena De Ligt sedang berebut bola dengan Ings, namun akhirnya kakinya malah dinilai menendang Ings. Keputusan penalti dipengaruhi intervensi Michael Oliver yang bertugas sebagai Video Assistant Referee (VAR) di laga ini.

Howard Webb selaku Kepala Wasit Premier League saat ini menyebut keputusan penalti itu adalah kesalahan dari anak buahnya. Pria yang pernah memimpin final Piala Dunia 2010 itu menyebut pelanggaran De Ligt kepada Ings tak masuk standar untuk ditinjau oleh VAR.

“Saya pikir itu penilaian yang salah oleh VAR. VAR biasanya sangat brilian dan dapat diandalkan, tetapi dalam situasi ini terlalu fokus pada kaki De Ligt,” Kakinya (De Ligt) mengenai Danny Ings tanpa menyentuh bola. Bola sudah melewati De Ligt saat ia menyentuh Danny Ings,,” ujar Webb dalam acara Match Officials Mic’d Up dan dikutip ESPN.

“Dan VAR melihat itu sebagai pelanggaran yang jelas. Saya pikir ia (Oliver) terlalu fokus pada aspek itu. Saya rasa ia seharusnya tidak terlibat. Saya pikir ini adalah situasi di mana kita akan membiarkan keputusan diambil di lapangan, apapun hasilnya.”

Secara keseluruhan, saya rasa itu bukan tendangan penalti. Saya lebih suka tidak ada pelanggaran, tidak ada penalti,” jelas Webb.

Hasil tak bisa diulang. Ten Hag sudah dipecat, dan kini MU memulai hidup baru bersama Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu akan memulai debutnya saat menghadapi Ipswich Town pada 24 November mendatang. dtc

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper