Mata Banua Online
Rabu, Februari 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Hingga November, 60 Kasus DBD di Banjarmasin

by Mata Banua
13 November 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\13 November 2024\5\hal 5\Tabiun Hudaa.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Tabiun Huda. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), yang tercatat sejak Januari hingga November 2024 di kota ini mencapai 60 kasus. Kasus DBD tertinggi terjadi di bulan Februari lalu yakni 19 kasus dengan 2 orang meninggal dunia.

Berita Lainnya

Walikota dan SKPD Bersihkan Aliran Sungai Jalan A Yani

Walikota dan SKPD Bersihkan Aliran Sungai Jalan A Yani

17 Februari 2026
PAM Bandarmasih Diminta Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Pelosok

PAM Bandarmasih Diminta Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Pelosok

17 Februari 2026

“Hingga Januari hingga November 60 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Tabiun Huda, belum lama tadi.

Adapun rinciannya, pada Januari 16 kasus, Februari 19 kasus dan meninggal 2 orang, Maret ada 6 kasus meninggal 1 orang, April 4 kasus, Mei 4 kasus, Juni 3 kasus, Juli 2 kasus, Agustus 3 kasus, September 2 kasus, dan Oktober 1 kasus.

Sementara, kasus DBD yang telah ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin juga ada. Tercatat pada bulan November ini saja ada 6 kasus DBD.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah, M Syaukani mengatakan, pada masa pancaroba ( hujan panas) seperti sekarang ini, DBD menjadi persoalan serius yang ditangani di rumah sakitnya.

Ia mengatakan, tak semua penderita DBD dirawat di rumah sakit. “Asal ditangani dengan tepat tak masalah. Kebanyakan memang harus mendapatkan penanganan khusus,” ujarnya.

Ia membeberkan pentingnya menjaga kesehatan dan menjaga imunitas, tidak hanya waspada DBD namun juga penyakit lainnya yang rentan terjadi saat musim panas hujan seperti saat ini.

Ia menyebut sejak dua bulan sebelumnya, RS Sultan Suriansyah menerima pasien penderita DBD. Bahkan, pada Oktober lalu ada 17 kasus. Sedangkan pada September tercatat 22 kasus DBD, yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypty tersebut. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper