Mata Banua Online
Selasa, Mei 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kemendagri Bakal Setop Bansos hingga Pilkada Usai

by Mata Banua
12 November 2024
in Headlines
0

 

ILUSTRASI bansos yang biasa disalurkan kepada masyarakat miskin di Indonesia.

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal mengeluarkan surat edaran untuk menyetop penyaluran bantuan sosial (bansos) hingga Pilkada 2024 selesai. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya berjanji surat edaran keluar pada Rabu (13/11).

Berita Lainnya

Nadiem Jalani Sidang dengan Tangan Diinfus

Nadiem Jalani Sidang dengan Tangan Diinfus

4 Mei 2026
JCH Meninggal Tak Lama Setelah Tiba di Madinah

JCH Meninggal Tak Lama Setelah Tiba di Madinah

4 Mei 2026

“Besok surat edaran akan diedarkan, bansos ditunda sampai selesai pilkada,” kata Bima Arya di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/11), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan kebijakan penghentian penyaluran bansos itu berlaku di seluruh wilayah Indonesia, kecuali pada daerah-daerah yang sedang tertimpa bencana. Salah satu daerah yang saat ini terdampak bencana yaitu Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Semuanya (jenis bansos), kan biasanya ada bahan pokok, lain-lain, tentu nanti kalau ada hal-hal yang kemudian menjadi pertanyaan, kita akan koordinasikan lagi. Tapi substansinya seperti itu, pengecuali hanya pada daerah bencana,” tutur Bima.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Deddy Yevry Sitorus mengusulkan agar bansos dihentikan sementara hingga penyelenggaraan Pilkada 2024 usai.

Usulan itu disampaikan Deddy dalam rapat kerja di DPR bersama dengan sejumlah penjabat kepala daerah dan perwakilan Kemendagri, Senin (11/11).

“Kalau bisa semua bansos-bansos dari pemerintah daerah dihentikan dulu sementara sampai 27 November supaya semua yang bertarung equal (setara),” kata Deddy.

Ia ingin pelaksanaan Pilkada 2024 adil bagi semua pihak. Deddy mengatakan jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan.

“Jadi tidak ada yang diuntungkan, baik itu dari PDIP mau dari manapun. Mudah-mudahan itu bisa jadi kesimpulan rapat kita,” ujarnya.

Adapun pemungutan suara Pilkada 2024 akan digelar pada 27 November. Sebanyak 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota mengikuti pilkada tahun ini. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper