Mata Banua Online
Rabu, Mei 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Maksi Gratis Anak Sekolah Akan Berdampak Positif

by Mata Banua
11 November 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\11 November 2024\5\hal 5\hal 5\hal 5\Walikota Ibnu Sina.jpg
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Program Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil presiden Gibran Rakabuming Raka terkait makan siang (maksi) bergizi bagi anak sekolah akan dilakukan pada 2025.

Berita Lainnya

Disperdagin-Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar

Disperdagin-Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar

19 Mei 2026
Walikota Dorong Warga Binaan Bangkit Lewat Keterampilan

Walikota Dorong Warga Binaan Bangkit Lewat Keterampilan

19 Mei 2026

Hal itu disampaikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina usai menghadiri Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) Pengawasan Penyelengaraan Pemerintah Daerah yang juga menjelaskan bagaimana tentang mekanismenya serta anggaran maksi gratis tersebut.

Ibnu mengatakan, anggaran untuk makan siang bergizi itu memang disiapkan pemerintah pusat sebesar Rp 70 triliun untuk seluruh Indonesia.

“Tapi untuk di daerah kita sama-sama persiapkan dan sebelumnya sudah diuji cobakan,” ucap Ibnu di sela peresmian dua kapal wisata di siring menara pandang, Minggu (10/11).

Menurut Ibnu, jika program ini benar-benar jalan maka memberikan multiplayer yang luar biasa, namun perlu diperhatikan formulasinya di lapangan agar maksi yang akan diberikan ke anak-anak terjamin kualitas dan gizinya.

Tentunya diperhatian mulai dari bahan makanan, proses masak misalnya menyediakan dapur umum atau mencari penyedia jasa makanan bergizi terdekat di sekolah agar kualitas makanan masih fresh saat disajikan.

“Jangan sampai saat disajikan nanti basi atau apa. Makanya itu diformulasikan dan diuji cobakan seperti apa nanti,” tuturnya.

Selain itu, penyedia jasa makan siang bergizi itu juga harus memiliki standar kesehatan yang baik. Mulai dari fasilitas dapur hingga bahan-bahan baku yang digunakan.

“Saya rasa ini penting bahkan berdasarkan penelitian pun disampaikan bahwa makanan bergizi itu meningkatkan mungkin 2-3 persen IQ anak-anak Indonesia jika program ini bisa dilaksanakan lima tahun ke depan,” jelasnya.

Di samping itu, secara tidak langsung program ini akan membangun ekosistem perputaran ekonomi di tengah masyarakat, karena melibatkan distributor bahan makan, UMKM, pengantar makan (gojek) dll. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper