
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan sengaja menggandeng atau bekerjasama dengan pelatih dari Basarnas untuk meningkatkan kapasitas water rescue anggota taruna siaga bencana (Tagana) muda di banua.
“Kita menggandeng pelatih atau instruktur water rescue untuk melatih anggota Tagana Muda di Kalsel tahun 2024 ini,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos di Banjarmasin, Selasa.
Menurut Madi (sapaan akrabnya) dipilihnya tenaga pelatih dari Basarnas untuk water rescue kali ini, karena anggota Tagana Kalsel ke depan diarahkan memiliki kemampuan untuk melakukan pertolongan di air.
Pertimbangan dipilihnya pelatihan water rescue, kata Madi, mengingat di Kalsel dikelilingi sungai-sungai sehingga dikenal dengan sebutan “Kota setibu sungai”, maka harus disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memahami kondisi daerah.
“Kita juga akan membantu penanganan bencana di kawasan pesisir, karena Tagana Kalsel saat dilengkapi kapal Sea rider yang bisa untuk melakukan evakuasi korban terdampak bencana serta menyalurkan bantuan logistik,” katanya.
Menurut Madi, pelaksanaan pelatihan water rescue untuk peningkatan kapasitas Tagana muda di Kalsel direncanakan, tanggal 11-13 Noverber 2024 di Banjarmasin akan diikuti sebanyak 40 peserta se-Kalsel.
Selain itu, kata Madi, pihaknya juga bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk peningkatan layanan dukungan psikososial juga direncanakan sebanyak 40 peserta se-Kalsel, 18-20 November mendatang.
Kegiatan Dinas Sosial lainnya, kata Madi, juga bekerjasama dengan Kemensos yakni pembentukan kawasan siaga bencana (KWSB) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) meliputi 10 kecamatan, 21-23 November.
Setelah mengikuti pelatihan tersebut, kata Madi, diharapkan anggota Tagana muda Kalsel akan menjadi relawan di daerahnya apabila terjadi bencana sesuai dengan keahlian dan keterampilan yang dimiliki. ani

