Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Rehab 36 Rutilahu Tunggu Anggaran Perubahan

by Mata Banua
31 Oktober 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\1 November 2024\5\hal 5\Nuryadi2.jpg
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Nuryadi. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Tahun 2024 ini, Pemko Banjarmasin telah menyusun program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk 100 warga penerima manfaat. Sayangnya, program tersebut tersendat lantaran kini anggaran terpangkas akibat terjadi refocusing APBD. Realisasi perbaikan rutilahi ini baru mencapai 64 unit rumah yang menyisakan 36 rumah lagi belum terealisasi.

Berita Lainnya

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

16 April 2026
PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

16 April 2026

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengungkapkan, pihaknya masih mengantongi data warga yang akan mendapatkan giliran rehab rutilahu.

“Targetnya 100 rumah yang direhab rutilahu dan baru terealisasi 64 rumah tak layak huni,” ujar Nuryadi, belum lama tadi.

Ia berharap, sisanya atau target rehab rutilahu itu dapat dituntaskan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun ini.

“Mudah-mudahan 36 yang sisa dari target kami itu bisa dipenuhi di anggaran perubahan ini,” ucap mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Dibeberkan Nuryadi, sebelumnya dianggarkan sekitar Rp 3 miliar untuk 100 unit rutilahu, yang setiap rumahnya mendapat bantuan sebesar Rp 30 juta.

Ia menjelaskan usulan yang masuk untuk program rutilahu ini mencapai 300 unit rumah. Namun diseleksi lagi hingga hanya ada 100 unit rumah yang memenuhi klasifikasi.

“Sebelumnya diverifikasi berdasarkan data di lapangan langsung oleh petugas kami,” ujarnya.

Kategori warga yang layak mendapatkan rutilahu ini paling utama adalah rumah tersebut milik sendiri dan kondisinya memang sudah tidak layak dengan tingkat ekonomi rendah

Ditambahkannya, dari lima kecamatan di Kota Banjarmasin yang ada, paling banyak rutilahu berada di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Kita lakukan merata di lima kecamatan. Namun tak dipungkiri dua kecamatan ini yang terbanyak,” tutupnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper