Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

SKM BPBD Banjar Naik Signifikan

by Mata Banua
30 Oktober 2024
in Kotaku, Martapura
0
D:\2024\Oktober 2024\31 Oktober 2024\5\hal 5\Plt Kepala BPBD Kabupaten Banjar.jpg
Plt Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Agus Siswanto.(foto:mb/ist)

 

MARTAPURA – Laporan hasil tindak lanjut pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar tahun 2024 dilaporkan mengalami kenaikan dari tahun 2023.

Berita Lainnya

Sekda Buka FKP Wujudkan Good Governance

Sekda Buka FKP Wujudkan Good Governance

9 April 2026
KONI Banjar Sosialisasi Pendaftaran Balon Ketum

KONI Banjar Sosialisasi Pendaftaran Balon Ketum

9 April 2026

Plt Kepala BPBD Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengatakan, kenaikan SKM tersebut menunjukan bahwa standar kepuasan masyarakat terhadap pelayanan BPBD Banjar mengalami kenaikan signifikan.

“Peningkatan ini semoga bisa mencerminkan upaya yang efektif dalam meningkatkan kualitas layanan dan respon terhadap kebutuhan masyarakat terhadap bencana,” ujar Agus, belum lama tadi.

Agus menjelaskan, dalam melaksanakan tugas SKM selama satu periode mulai Januari hingga Oktober 2024, disimpulkan pelaksanaan pelayanan publik di BPBD Banjar sangat baik dengan nilai 83,10 yang menunjukkan konsistensi peningkatan kinerja. Sementara pada tahun 2023 nilai SKM 81,32 dengan kriteria baik.

Dari 9 unsur penilaian, 3 diantaranya memiliki nilai tertinggi, yaitu produk biaya dengan nilai 4,00, pengaduan pelayanan 3,40 dan kemampuan petugas pelayanan 3,28. Sementara 3 unsur lainnya dengan nilai terendah dan menjadi prioritas perbaikan, yaitu persyaratan pelayanan, produk pelayanan dan sarana prasarana.

Terkait 3 unsur yang memiliki nilai rendah, Agus menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi, salah satunya dengan memberikan sosialisasi, edukasi, publikasi di media sosial mengenai persyaratan pelayanan, produk layanan, serta perbaikan sarpras. Ia yakin dengan cara tersebut masyarakat lebih memahami dan mengakses layanan yang tersedia.

“Terkait sarpras kita sesuaikan dengan postur anggaran, sesuai dengan kemampuan anggaran yang disediakan oleh daerah, tentu kita akan penuhi,” ucapnya. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper