Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Neville: Gaya Mainnya Erik ten Hag Enggak Jelas

by Mata Banua
29 Oktober 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Oktober 2024\30 Oktober 2024\9\Olahraga Rabu\Neville.jpg
Manchester United memecat Erik ten Hag.(foto:mb/web)

 

Jakarta – Erik ten Hag pada akhirnya diberhentikan oleh Manchester United. Mantan bek MU Gary Neville menilai gaya main yang tidak jelas menjadi akar masalah Ten Hag.

Berita Lainnya

Kalahkan Newcastle, Arsenal Kembali Ke peringkat Pertama

Kalahkan Newcastle, Arsenal Kembali Ke peringkat Pertama

26 April 2026
Satria Muda Puncaki IBL Setelah Kalahkan Kesatria

Satria Muda Puncaki IBL Setelah Kalahkan Kesatria

26 April 2026

MU mengumumkan pemecatan Ten Hag pada Senin (28/10/2024). Kekalahan 1-2 dari West Ham United di Premier League akhir pekan kemarin menjadi pertandingan terakhir Ten Hag bersama MU.

Hasil tersebut membuat MU terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Liga Inggris. Bruno Fernandes dkk. baru mengumpulkan 11 poin dari sembilan pertandingan.

Sementara itu di Liga Europa, MU belum meraih kemenangan. Mereka hanya mendapat hasil seri dalam tiga pertandingan yang sudah dimainkan.

Neville meyakini gaya bermain yang tidak jelas menjadi masalah untuk Ten Hag di MU. Selain itu, Neville juga menyoroti para pemain MU yang tidak tampil maksimal.

“Saya kira kurangnya identitas dan gaya adalah sesuatu yang sudah jadi misteri untuk klub selama 2,5 tahun terakhir,” ujar Neville kepada Sky Sports News.

“Rekrutmennya kadang jelek tapi saya percaya ada sekelompok pemain yang bisa main lebih baik daripada sekarang ini.”

“Minimnya gaya bermain sudah jadi masalah terbesar. Melihat mereka bermain itu sungguh sebuah pergulatan dan itu tidak berubah dalam 18 bulan terakhir. Sama jeleknya dengan hasilnya,” katanya.dtc

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper