
BANJARMASIN – Untuk meningkatkan kualitas pengawasan partisipatif di kalangan mahasiswa dan anak muda, maka Bawaslu Kalsel menggelar kegiatan Youth Fest, Minggu (27/10).
Kegiatan ini juga diharap akan mendorong kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan perguruan tinggi, di Kalimantan Selatan. Terlebih dalam mencapai proses demokrasi pada Pilkada Serentak Tahun 2024. Serta mendekatkan isu politik dan isu demokrasi.
Mengusung tema ‘Anak Muda Kawal Pilkada’, Youth Fest digelar di Halaman Kantor Gubernur Banjarmasin.
Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono mengatakan, kegiatan ini adalah tindak lanjut Goes to Campus, yang telah dilakukan di lima titik. “Selain itu, kegiatan ini sebagai tindak lanjut Mou Bawaslu Kalsel dengan 16 Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan beberapa waktu yang lalu,” ujarnya dengan awak media.
“Tentu hal ini terus dilakukan dalam meningkatkan kesadaran, dan peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif atas keberlangsungan demokrasi pilkada yang akan digelar 27 November 2024 mendatang,” ujarnya, seperti dikutip jejakrekam.com.
Menurut Aries, kalangan anak muda yang terdiri dari kalangan Milenial dan Gen Z, saat pilkada nanti adalah pemilih yang jumlahnya cukup tinggi. “Mereka adalah garda agenda perubahan, maka kita perlu sentuh mereka dengan memberikan pemahaman, memberikan edukasi, yang kemudian edukasi itu kita wujudkan melalui Youth Fest,” ujarnya.
“Hari ini adalah puncaknya dari Goes to Campus , tentu kita mau melihat dari beberapa kampus itu agar pilkada yang bermartabat berintegritas,” sambungnya.
“Tadi sudah kita melihat para mahasiswa melakukan debat dan orasi, dan itu kami apresiasi. Ternyata kalau anak muda itu diberikan ruang, mereka sangat bersemangat sehingga tergambar agar menghindari politik uang, SARA, politik identitas dan lain-lain,” bebernya.
“Dengan adanya keterlibatan mahasiswa dalam mengawal pilkada, tentunya kita juga bisa melawan berbagai indikasi pelanggaran-pelanggaran politik, baik pada saat mulai pencalonan, saat masa kampanye, saat masa tenang serta sampai pencoblosan nanti,” ucap Aries.
Para mahasiswa yang berhadir mengenakan almamater kampus masing-masing, berwarna-warni menyimbolkan keragaman, namun bersatu dalam misi yang sama, yakni pilkada bersih dan demokratis.
Selanjutnya, mereka melakukan penandatanganan pakta integritas serta pembacaan ikrar Pilkada Bersih yang dilakukan oleh masing-masing Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari masing-masing perguruan tinggi. jjr

