Mata Banua Online
Rabu, April 29, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masih Ditemukan Fire Spot Di Kalsel

by Mata Banua
17 Oktober 2024
in Indonesiana
0
D:\2024\Oktober 2024\18 Oktober 2024\2\2\New Folder\Masih Ditemukan Fire Spot Di Kalsel.jpg
SAMPAIKAN KINERJA – Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan pada BPBD Provinsi Kalsel Bambang Dedi Mulyadi saat menyampaikan kinerja tim satgas udara dalam membantu pemadaman karhutla di Kalsel, Kamis (17/10).(foto:mb/ist)

 

BANJARBARU – Tim Satuan Tugas (Satgas) Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan Provinsi Kalimantan Selatan masih menemukan adanya fire spot meski saat ini sudah ada hujan turun di sejumlah daerah.

Berita Lainnya

Anggota Komisi III DPR RI Kunker ke Polres Tala

Anggota Komisi III DPR RI Kunker ke Polres Tala

28 April 2026
Alpiya Rakhman Gaungkan Semangat Persatuan

Alpiya Rakhman Gaungkan Semangat Persatuan

28 April 2026

“Dari hasil prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofika (BMKG) dan patroli udara, ternyata masih ditemukan hotspot di Kalsel,” ucap Danlanud Syamsudin Noor Banjarmasin Kolonel Pnb Sri Raharjo M Han, Kamis (17/10).

Hal itu disampaikannya saat evaluasi Satgas Udara Karhutla dan Kekeringan Provinsi Kalsel terhadap kondisi karhutla di Banua selama kurang lebih satu bulan terakhir ini.

Menurutnya, dengan masih adanya potensi karbutla di tengah kondisi sudah masuk musim penghujan tersebut, maka satgas udara akan terus melaksanakan patroli dan pedaman melalui heli water boombing (WB).

Ia mengatakan, dengan keberadaan heli WB tersebut tim satgas udara tidak melaksanakan pemadam karhutla secara penuh, tetapi berusaha meminimal luasan dari karhutla tersebut.

Danlanud mengakui untuk memadamkan spot-spot yang terbakar di Kalsel ini, tim satgas udara kewalahan akibat keterbatasan heli water boombing yang hanya dua buah.

“Jika melihat kondisi masih adanya karhutla di Kalsel, maka perlu dipertimbangkan untuk memperpanjang siaga darurat karhutla dan kekeringan,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi karhutla saat ini berkurang tetapi Tim Satgas Udara Karhutla Kalsel tetap waspada untuk mengatisipasi terjadi karhutla, terutama yang masuk ring 1 Bandara Syamsudin Noor.

Terpisah, Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan pada BPBD Provinsi Kalsel Bambang Dedi Mulyadi mengakui tim satgas udara sangat strategis dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan, terutama yang tidak terjangkau pemadaman lewat darat.

Ia menyebutkan tim satgas udara bekerja maksimal untuk memadamkan karhutla meski dengan kondisi keterbatasan water boombing, hal itu terlihat dari penurunan karhutla di Kalsel tahun 2024 ini.

“Dari hasil evaluasi sementara ini terjadi penurunan luasan dari karhutla di Kalsel, salah satu yang berperan strategis tim satgas udara dengan heli WB untuk memadamkan kebakaran yang tidak terjangkau pemadaman melalui darat,” pungkasnya. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper