
BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto mengatakan kepolisian menjaga keamanan secara ketat 1×24 jam di gudang logistik pilkada, guna memastikan kondisi tanpa ada gangguan.
“Saya sudah perintahkan seluruh jajaran agar mengawal betul keamanan logistik pilkada ini,” katanya, Senin (14/10).
Ia pun meminta anggota di lapangan senantiasa berkoordinasi dengan petugas KPU dan bawaslu setempat perihal keamanan logistik pilkada.
“Misalnya terkait kondisi gudang yang dijadikan tempat penyimpanan apakah aman dari banjir saat musim hujan dan sebagainya. Jadi tidak hanya sekadar mengamankan, namun harus peka bagaimana kondisi gudang dari segala sisi,” ujarnya.
Kapolda menyebutkan, saat ini proses distribusi logistik pilkada masih berjalan dari provinsi menuju kabupaten/kota secara bertahap.
Adapun yang sudah didistribusikan oleh KPU Kalsel, antara lain kotak suara, bilik pemungutan suara, tinta, segel, kabel ties, sampul biasa, sampul kubus dan sampul formulir C hasil KWK.
Sedangkan untuk surat suara, rencananya baru mulai di cetak di perusahaan percetakan yang di tunjuk di Pulau Jawa pada 17 Oktober dan dikirim ke Banjarmasin pada 22 Oktober mendatang.
Berdasarkan data KPU Kalsel, sebanyak 3.121.168 surat suara dicetak. Jumlah surat suara yang dicetak sesuai daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024 yang mencapai 3.041.499 pemilih.
Kemudian ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT di setiap tempat pemungutan suara (TPS) sebagai cadangan dengan pembulatan ke atas, yaitu 79.669 lembar.
Adapun jumlah kebutuhan untuk penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel sebanyak 2.000 lembar surat suara. ant

