
BANJARMASIN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) persatukan 30 suku budaya bangsa dengan menggelar parade seni budaya lintas etnis dan deklarasi kawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
Sebanyak 30 suku budaya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan ikuti devile peserta dan pembacaan janji akbar serta janji ikrar berpadu dalam keragaman, cegah politisasi SARA, identitas dan ujaran kebencian dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Para peserta suku budaya masing-masing memeriahkan kegiatan dengan menampilkan seni budayanya seperti suku Banjar bermain silat kuntau, suku Jawa Timur memainkan reog ponorogo sertalainnya.
Ketua Tim Dewan Pakar BPIP RI Prof DR Drs Ermaya Suradinata SH MH MS mengatakan kegiatan parade seni budaya lintas etnis dan deklarasi kawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 ini sangat memberikan infirasi yang besar bagi jiwa bangsa dan Pancasila karena ini bisa menjadi model bagi Bawaslu seluruh Indonesia, ini bisa mencerminkan suku, budaya, adat istiadat serta forum komunikasi berkumpul disini.
“ Saya baru kali ini melihat sebelum Pilkada dimana Bawaslu Kalsel, dalam perkembangan jiwa mereka bersatu dalam Bhineka Tunggal Ika dikehidupan demokrasi yang aman dan damai. Mudah-mudahan terus damai sampai Pilkada selesai dan memajukan demokrasi Indonesia menjadi negara maju,” ujar Ermaya disela acara parade seni budaya lintas etnis dan deklarasi kawal Pilkada tahun 2024 dihalaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (29/9) pagi.
Senada, Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono mengatakan parade seni budaya lintas etnis dan deklarasi kawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 ini dilaksanakan dengan tujuan agar tidak ada politisasi identitas, ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Memang untuk Kalsel tidak terlalu rawan, namun kita jangan lengah sebelum terjadi lebih baik dilakukan upaya-upaya pencegahan,” jelas Tessa.
Sementara, Imam perwakilan Tim Kampanye Pasangan Calon Nomor urut 1 Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel H Muhidin-H Hasnuryadi mengatakan untuk merajut keragaman NKRI ini sangat luar biasa dengan dilaksanakannya kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu Kalsel ini.
“ Mari sama-sama mengawasi pelaksanaan Pilkada Kalsel untuk memilih pemimpin yang baik,” ujarnya.
Senada, H Kartoyo yang merupakn Sekretaris Tim Kampanye Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Raudatul Jannah- Akhmad Rozanie Himawan juga mengapresiasi kepada Bawaslu Kalsel yang sudah membuktikan ini salah satu membingkai keragaman ternyata di Kalsel yang hadir ada 30 kepala suku bangsa dan budaya.
Artinya Bawaslu kalsel sudah memperlihatkan komitmennya untuk mengawasi Pilkada yang ada di Kalsel. “Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya kegiatan ini Pilkada Kalsel aman dan damai,”harap Kartoyo yang juga merupakan Wakil Ketua Sementara DPRD Kalsel.rds

