Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kadar Garam Tinggi, PAM Bandarmasih Pastikan Distribusi Aman

by Mata Banua
24 September 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\September 2024\25 September 2025\5\hal 5\hal 5\sungai martapura.jpg
SUNGAI Martapura salah satu sumber air baku PAM Bandarmasih yang pada saat musim kemarau seperti sekarang ini mengalami penyurutan, sehingga sering terkontaminasi air laut atau meningkatnya kadar garam.(foto: Mb/via)

 

BANJARMASIN – Memasuki musim kemarau, PAM Bandarmasih pastikan layanan distribusi tetap berjalan dengan baik dan normal.

Berita Lainnya

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

16 April 2026
PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

16 April 2026

Pernyataan yang diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PAM Bandarmasih, Muhammad Ahdiat, mengingat saat musim kemarau terjadi peningkatan kadar garam pada sumber air baku seperti di intake sungai bilu dan intake Pematang.

“Meski sudah masuk musim kemarau, namun untuk ketersedian air baku kita masih terbilang aman, dan dapat diolah menjadi air bersih,” ungkap Dirut.

Saat ini status siaga sudah ditetapkan, lanjut Ahdiat, namun untuk sumber air baku yang ada pada intake PAM Bandarmasih belum sepenuh terkontaminasi dengan air laut.

“Dari hasil pemeriksaan tim dilapangan pada jam 5 subuh tadi sempat mengalami kenaikan diangka 228 Ppm yang mana normalnya 250 ppm , dan pada jam-jam berikutnya berangsur turun menjadi normal, jadi masih aman untuk sumber air baku,” kata Ahdiat.

Dia menjelaskan, dengan status ini agar tim di lapangan bisa selalu siap siaga apabila interupsi air laut naik, sehingga tim bisa segera melakukan langkah antisipasi.

“Jadi teman-teman di lapangan semakin mengintensifkan pengecekan pada Intake Sungai Bilu, Sungai Lulut, Sungai Tabuk, dan Pematang. Supaya pelayanan kita tidak terganggu,” jelasnya.

Untuk intake kita yang ada di Sungai Tabuk dan Pematang, tuturnyaz masih belum ada kemasukan air garam, dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kedua intake tersebut interupsi air laut tidak sampai kesana.

Ia juga menjelaskan, apabila kadar air garam pada intake yang ada mengalami kenaikan melebih batas normal, maka pihaknya akan segera melakukan langkah antisipasi.

“Kalau sudah kadar air garamnya tinggi, maka kita akan melakukan pencampuran air baku dari Intakae Sungai Tabuk dan Pematang, dengan air baku yang dari Intake Sungai Bilu, sehingga saat diolah kadar air garamnya sudah turun,” papar Ahdiat.

Sejauh ini kondisinya masih aman, karena kadar air garam di Intake Sungai Bilu masih dibawah batas normal.

Kepada pelanggan tidak perlu khawatir sebab PAM Bandarmasih terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

“Dengan kondisi saat ini. Kita semaksimal mungkin agar pelayanan tidak terganggu,” pungkasnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper