
BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor jadi pembicara dalam Focus Group Discussion bersama Mitra Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin bersama para organisasi pemuda Banjarmasin, di Rumah Anno Siring Menara Pandang, belum lama tadi.
Arifin mengatakan, Disbudporapar Kota Banjarmasin bisa mendalami kendala yang terjadi di masing-masing bidang di bawah naungannya. “Jadi kita ingin mengetahui apa sih kendala mereka dalam organisasinya. Tentunya kita dorong agar mereka bisa mandiri,” kata Arifin.
Wawali ingin, dari berbagai bidang itu bisa membaca peluang yang ada terutama dalam menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depan. Dimana peran mereka yang lain, ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Banjarmasin sebagai kota barang dan jasa. “Menghadapi IKN, tentu generasi muda kita harus siap,” imbuhnya.
Wakil Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin, Arifin menuturkan sangat berharap banyak terhadap Disbudporapar Kota Banjarmasin agar bisa mensupport gerak anak muda untuk lebih kreatif dan inovatif lagi.
“Hingga Kota Banjarmasin menjadi kota layak pemuda,” ujarnya.
Menurutnya, ruang gerak pemuda di kota ini masih sangat terbatas karena belum maksimalnya fasilitas penunjang kreatifitas anak muda.
Contohnya, Kota Banjarmasin masih belum punya Gedung Support Center Pemuda ataupun Gedung Kesenian dan Kebudayaan.”Yang ada hanya milik Pemerintah Provinsi, untuk kota Banjarmasin belum ada,” ujarnya
Untuk itu, ia berharap fasilitas kepemudaan ini bisa menjadi atensi Pemko Banjarmasin ke depan agar ada ruang bagi anak muda seperti daerah lainnya.
“Kalau kita lihat di Jakarta itu ada namanya Taman Menteng, dimana dari ujung sampai ke belakang itu ruang kreativitas anak muda. Kita menginginkan taman-taman seperti itu yang bisa menumbuhkan visi misi anak muda ada di Banjarmasin,” tutupnya. via

