Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Peraih Emas Olimpiade Veddriq Gagal Raih Medali di PON 2024

by Mata Banua
12 September 2024
in Olahraga
0
D:\2024\September 2024\13 September 2024\9\Olahraga Jumat\peraih.jpg
Atlet peraih medali emas Olimpiade Paris, Veddriq Leonardo gagal meraih medali di PON 2024, Rabu (11/9).(foto:mb/ Foto: CNNNI)

 

Jakarta – Atlet peraih medali emas Olimpiade Paris, Veddriq Leonardo gagal meraih medali di cabang olahraga panjat tebing kelas speed WR perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 yang digelar di Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (11/9).

Berita Lainnya

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

23 April 2026
Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

23 April 2026

Veddriq gagal di perempat final saat berhadapan dengan atlet asal Jawa Tengah, Kiromal Katibin. Di pertandingan itu Veddriq dinyatakan Fall karena terpeleset, sementara Kiromal Katibin mencatatkan waktu 4,82 detik.

Dengan hasil itu langkah Veddriq yang mewakili Kalimantan Barat tidak bisa melanjutkan ke semifinal panjat tebing WR perorangan putra. Sementara Kiromal Katibin melaju ke semifinal dan berhadapan dengan atlet asal Sumatera Utara, Rian Gordon Sitorus.

Tak Ikut Bus Timnas Indonesia, Maarten Paes Langsung Balik ke AS

Pelatih Australia Graham Arnold Terkesima Atmosfer GBK

Media Asing: Target 4 Besar STY Tak Lagi Tampak Muluk-muluk

Semifinal tersebut berlangsung seru. Kiromal Katibin berhasil mencatatkan waktu 4,81 detik sementara Rian Gordon 4,99 detik.

Kemudian Moch Rizky Samudera Dewantara mencatat waktu 5,61 detik mengalahkan atlet Olimpiade lainnya yaitu Rahmad Adi Mulyono yang mencatatkan waktu 6,61 detik, keduanya atlet kontingen Jawa Timur.

Hasil itu mengantarkan Kiromal Katibin dan Moch Rizky Samudera Dewantara melaju ke babak final. Kemudian Rian Gordon Sitorus dan Rahmad Adi Mulyono bersaing berebut posisi ketiga.

Di perebutan posisi tiga Rahmad Adi dinyatakan Fall karena terpeleset sehingga Rion Gordon dengan waktu 4,96 detik berhasil menyabet medali perunggu. Di partai final Kiromal Katibin mencatatkan waktu 4,83 detik lalu Moch Rizky Samudera 5,6 detik.

Dengan hasil itu Kiromal Katibin berhak mendapat medali emas dan Moch Rizky Samudera meraih perak.

Kiromal Katibin mengaku mengalahkan Veddriq bukan target khusus, melainkan bisa meraih emas di PON 2024 ini. Ia yakin atlet panjat tebing di Indonesia sudah cukup maju dan rata-rata sudah pernah mencatatkan waktu di bawah 5 detik.

“Target saya pasti emas, jadi untuk speed itu tidak ada yang pasti, apalagi di Indonesia ini rata-rata sudah empat semua, kita harus fokus bisa kontrol emosi,” kata Kiromal Katibin.

Ke depan ia menargetkan bisa bersaing dengan atlet panjat tebing lainnya untuk mendapat tiket kejuaraan dunia hingga Olimpiade di Los Angeles 2028 nanti. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper