
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kelanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut yang akan menghubungkan Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut.
Jembatan sepanjang 3,75 km ini merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kalsel sepakat melanjutkan pembangunan jembatan tersebut dengan skema pembiayaan multiyears.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel HM Muhammad Syaripuddin menegaskan proyek ini penting bagi masyarakat Kalsel.
“Kami di DPRD Kalsel berkomitmen penuh untuk mendorong percepatan pembangunan Jembatan Pulau Laut. Ini adalah proyek yang sangat vital, tidak hanya bagi masyarakat di Tanah Bumbu dan Kotabaru, tetapi juga bagi keseluruhan Provinsi Kalsel. DPRD Kalsel akan memastikan proyek ini mendapatkan dukungan penuh, termasuk dengan mendorong agar masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujarnya, Rabu (28/8).
Ia menjelaskan, DPRD Kalsel telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan keberlanjutan proyek ini, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan berbagai pihak terkait.
“Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang telah di alokasikan digunakan secara efektif, dan proyek ini bisa selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Sementara, Anggota Banggar DPRD Kalsel Suwardi Sarlan juga turut mengungkapkan dukungannya dalam rapat tersebut. Menurutnya, DPRD Kalsel akan terus memantau perkembangan pembangunan jembatan ini untuk memastikan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Kami berharap dengan dukungan penuh dari DPRD dan semua pihak terkait, pembangunan jembatan ini bisa berjalan lancar dan sesuai jadwal. Kami akan terus mengawal proyek ini hingga selesai,” ucapnya.
Dengan dukungan kuat dari DPRD Kalsel, lanjut dia, diharapkan proyek Jembatan Pulau Laut dapat menjadi katalis bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalsel.
Sebelumnya, Ketua TAPD Pemprov Kalsel Ir Roy Rizali Anwar menjelaskan pembangunan jembatan dari sisi Batulicin, Tanah Bumbu, ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun. Sementara, sisi jembatan yang menghubungkan Kotabaru dengan Pulau Laut yang memiliki bentang lebih panjang, diharapkan dapat selesai dalam waktu tiga tahun.
“Kami juga telah berkomunikasi dengan Kepala Balai Jalan Banjarmasin untuk mengusulkan proyek ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional, sehingga ke depannya bisa mendapatkan pembiayaan dari APBN melalui Kementerian PUPR,” pungkasnya. rds

