Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalsel Siapkan Raturan Hektare Lahan

Untuk Penanaman FOLU Net Sink 2030

by Mata Banua
18 Juni 2024
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2024\Juni 2024\19 Juni 2024\2\2\New Folder\Kalsel Siapkan Raturan Hektare Lahan.jpg
PEMPROV Kalsel saat melakukan gerakan revolusi hijau di lahan di Areal Forest City Perkantoran Gubernur Kalsel di Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu.(foto:mb/ant)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan lahan seluas 325 hektare untuk kegiatan Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Tengah (HST).

Berita Lainnya

Ananda Lepas Ratusan Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Banjarmasin

Ananda Lepas Ratusan Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Banjarmasin

23 April 2026
Ambapers Dapat Melakukan Pengembangan dan Inovasi

Ambapers Dapat Melakukan Pengembangan dan Inovasi

23 April 2026

Kabid Pengendalian Daerah Aliran Sungai, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Kalsel Alip Winarto, Sabtu (15/6), mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan semangat revolusi hijau yang di cetuskan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak 2017.

Ia menjelaskan FOLU Net Sink 2030 merupakan program pemerintah untuk mencapai sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui aksi mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan dengan kondisi dimana tingkat serapan sudah lebih tinggi dari tingkat emisi pada 2030.

“Di lihat suatu kondisi dimana tingkat serapan karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan,” ujarnya.

Menurutnya, penanaman giat FOLU Net Sink 2030 siap dilakukan di lahan seluas 325 hektare pada September 2024 dengan melaksanakan persiapan lapangan, pembuatan jalan, pembuatan gubuk kerja dan papan nama.

“Pada Oktober 2024 juga akan dilakukan pemancangan ajir, pembuatan lubang tanaman dan piringan hingga distribusi bibit, penanaman dan pemupukan serta pemeliharaan tanaman,” ucapnya.

Adapun titik lahan yang siap, ungkapnya, di wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut di Desa Tanjung Dewa, Desa Sungai Jelai dan Desa Durian Bungkuk.

Alif menyebutkan, jenis tanaman yang diusulkan per desa itu, yakni di Desa Tanjung Dewa adalah sawo, alpukat, jambu biji, akasia kulit hitam, durian okulasi jengkol.

Selanjutnya di Desa Durian Bungkuk jenis tanaman durian okulasi, petai dan alpukat unggul. Adapun di Desa Sungai Jelai jenis tanaman jengkol, alpukat dan kopi.

Kemudian, kegiatan FOLU Net Sink 2030 ini juga dilaksanakan di wilayah kerja ??? Hulu Sungai, Desa Tandilang Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan jenis tanaman yang diusulkan seperti karet okulasi, durian dan pempakin.

“Kita harap semua masyarakat ikut menyukseskan kegiatan ini demi kelestarian hutan di provinsi ini,” ujarnya. ant

 

 

Tags: Penanaman FOLU Net Sink 2030
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper