Mata Banua Online
Kamis, Mei 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Keterbukaan Informasi Salah Satu Pilar Bangun Kepercayaan Publik

by Mata Banua
11 Juni 2024
in Headlines
0

 

MENKO Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Ketua Komisi Informasi Pusat (KI) Pusat Donny Yoesgiantoro dan Ketua KI Kalsel Nawang memukul rebana sebagai tanda dibukanya Rakornas KI ke-15 tahun 2024 di Banjarmasin. (foto:mb/adpim)

BANJARMASIN – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengungkapkan keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Berita Lainnya

Gubernur Dampingi Wakasad Pancang Tiang Pertama

Gubernur Dampingi Wakasad Pancang Tiang Pertama

6 Mei 2026
JK Tak Merespons Keinginan Ade Armando

JK Tak Merespons Keinginan Ade Armando

6 Mei 2026

“Saya kira dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya saat menjadi keynote speech dalam pembukaan Rakornas KI-15 di Banjarmasin, Selasa (11/6).

Pembukaan Rakornas KI-15 tahun 2024 tersebut ditandai pemukulan rebana oleh Menko Polhukam, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin dan Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro.

Menurut Hadi, keterbukaan informasi merupakan peran kunci mewujudkan pemerintahan transparan akuntabel dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Melalui keterbukaan informasi itu, kata Hadi, akan menjamin hak warga negara untuk mendapatkan informasi dan dalam rangka mewajudkan hal itu, maka perlu penguatan dan sinersigitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Donny Yoesgiantoro mengatakan Rakornas KI ke-15 di Banjarmasin ini dilaksanakan demi memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, karena informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang dan bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional,” ujarnya.

Donny menyampaikan, pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global.

“Komisi Informasi butuh banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia,” lanjut Donny.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan Kalsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakornas KI ke-15 tahun 2024.

“Saya berharap dari hasil Rakornas di Banjarmasin ini akan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Paman Birin.

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045.

Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menerbitkan rekomendasi-rekomendasi konkret di forum Rakornas ke-15.

Sementara itu, Plt Sekretaris Komisi Informasi Pusat, Nuni Purwanti melaporkan kesiapan pihaknya yang matang dalam menyelenggarakan agenda nasional yang melibatkan peserta sejumlah 450 orang.

“Total Peserta pada kegiatan Rakornas ke-15 ini kurang lebih berjumlah 450 orang yang dilaksanakan secara hybrid yakni online dan offline”, katanya.

Rakornas KI sendiri telah diadakan secara rutin dengan membahas isu-isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih terkait keterbukaan informasi publik di Indonesia.

Mulai dari Rakornas pertama yang diselenggarakan Tahun 2009, hingga Rakornas KI ke-14 yang mengangkat pentingnya keterbukaan informasi dalam pemilu serentak 2024 pada tahun 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi kemajuan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2024. ril/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper