Mata Banua Online
Senin, Juni 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Andreeva Jadi Semifinalis Grand Slam Termuda

Setelah Kalahkan Sabalenka

by Mata Banua
6 Juni 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Juni 2024\7 Juni 2024\9\9\Andreeva.jpg
Merayakan Kemenangan – Petenis Rusia Mirra Andreeva merayakan kemenangan setelah menang melawan petenis Belarus Aryna Sabalenka pada akhir pertandingan perempat final French Open di Lapangan Philippe-Chatrier, Roland Garros, Paris, Kamis (6/6).(foto:mb/web)

 

Jakarta – Petenis remaja asal Rusia Mirra Andreeva menjadi semifinalis Grand Slam termuda sejak 1997 dengan kemenangan mengejutkan atas unggulan kedua Aryna Sabalenka, yang sedang berjuang karena sakit, di French Open pada Rabu.

Berita Lainnya

Zverev Raih Gelar Grand Slam Pertama di Roland Garros

Zverev Raih Gelar Grand Slam Pertama di Roland Garros

8 Juni 2026
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta

Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta

8 Juni 2026

Petenis berusia 17 tahun itu bangkit dari ketertinggalan satu set melawan lawannya yang sakit itu untuk menang 6-7(5/7), 6-4, 6-4 setelah dua jam 29 menit dan memastikan pertemuan empat besar dengan petenis Italia Melati Paolini.

Andreeva adalah petenis putri termuda yang mencapai semifinal di turnamen major sejak Martina Hingis di US Open 27 tahun lalu dan juga yang termuda di Roland Garros sejak Hingis pada 1997.

“Jika kita melihat ke belakang, saya tidak berharap diri saya bisa bermain di semifinal, karena itu hanyalah mimpi bagi saya di awal turnamen, tapi sekarang saya akan bermain di semifinal,” kata Andreeva, seperti disiarkan AFP, Kamis.

Dia akan memanfaatkan peluangnya untuk melaju ke final ketika dia menghadapi Paolini pada Kamis.

Andreeva memenangi satu-satunya pertemuan sebelumnya dengan Paolini awal tahun ini di babak 16 besar Madrid Open.

“Saya ingat itu sulit,” ujar Andreeva mengenai pertandingan pada April itu.

“Ia bermain tenis dengan sangat bagus, dan setelah itu saya mampu sedikit mengejar ketertinggalannya. Jadi ya, saya yakin ini akan menjadi pertandingan yang hebat.”

Sabalenka meminta beberapa kali jeda medis karena ia mengeluh merasa tidak enak badan dan Andreeva, yang bermain di perempat final Grand Slam perdananya, akhirnya memanfaatkan hal itu dengan penampilan yang tenang.

Juara Australian Open dua kali Sabalenka berhasil melewati empat gim pertama tetapi jelas mengalami kesulitan, terengah-engah di antara poin.

Andreeva, yang saat ini berada di peringkat 38, dan telah menerobos untuk mengamankan posisi ke dalam 30 besar dunia dengan perjalanannya ke delapan besar, kini siap untuk naik peringkat lebih jauh.

Sementara itu, favorit turnamen Iga Swiatek melawan juara US Open Coco Gauff berada di semifinal lainnya. ant

 

 

Tags: Grand SlamMirra Andreeva
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper