Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Didampingi Acil Odah Serahkan Bantuan RS-RTLH

by Mata Banua
2 Juni 2024
in Headlines
0

 

GUBERNUR H Sahbirin Noor didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah ketika menyerahkan secara simbolis bantuan sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kalsel tahun 2024.

MARTAPURA – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah secara simbolis menyerahkan bantuan sosial rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) korban bencana dan kawasan kumuh Tahun 2024, di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Jumat (31/5).

Berita Lainnya

JCH Kloter 01 Asal Banjarmasin Diberangkatkan ke Madinah

JCH Kloter 01 Asal Banjarmasin Diberangkatkan ke Madinah

23 April 2026
Polisi Analisis Video JK, Terkait Laporan Terhadap Ade Armando-Abu Janda

Polisi Analisis Video JK, Terkait Laporan Terhadap Ade Armando-Abu Janda

23 April 2026

Turut hadir, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj Husnul Hatimah, Anggota Komisi III DPRD Kalsel H Isra Ismail, Tenaga Ahli Gubernur (TAG) H Noor Aidi, Rizal Akbar dan Syamsul Rani, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Penyerahan bantuan sosial rehabilitasi rumah tak layak huni dan peningkatan kualitas rumah di kawasan kumuh se-Kalsel tersebut dibarengi bantuan paket sembako yang disampaikan Paman Birin dan Acil Odah secara simbolis.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menyatakan pihaknya berupaya dengan meminta instansi terkait menambah alokasi dana bantuan rehabiltasi RTLH yang diberikan, tahun depan bisa ditingkatkan minimal dua kali lipat jumlahnya.

“Saya berharap Bansos yang diberikan melalui dana APBD Kalsel tersebut diharapkan bermanfaat bagi masyarakat penerima dan dapat melakukan aktivitas masing-masing lebih bersemangat lagi,” kata Paman Birin.

Di sela-sela penyampaian sambutannya, Paman Birin memanggil enam anak, masing-masing diberikan pertanyaan dan diberi hadiah uang tunai sesuai ketepatan jawaban.

Selanjutnya, Paman Birin memberikan kesempatan lagi untuk puluhan anak-anak yang berseragam sekolah dasar itu, naik ke panggung dan mendapat hadiah.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Hj Mursyidah Aminy melaporkan sesuai RPJMD Kalsel tahun 2021-2026, jumlah RTLH di provinsi ini mencapai 43.921 unit. Dari jumlah itu, sudah ditangani sampai 2023 sebanyak 13.891 unit atau sebesar 31,63 persen.

Terkait penanganan rehabilitasi rumah pasca bencana alam banjir yang terjadi pada tahun 2021, masih terus berjalan dan telah dilaksanakan sebanyak 4.337 buah dengan rincian melalui dana pusat atau BNPB sebanyak 3.941 buah dan melalui APBD Provinsi Kalsel sebanyak 396 buah.

Disebutkannya, tahun 2024 ini Pemprov Kalsel melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman setempat akan melakukan kegiatan rehabilitasi rumah bagi korban bencana sebanyak 750 buah pada 11 kabupaten/kota.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (PK RTLH) di kawasan kumuh yang menjadi kewenangan Pemprov Kalsel sebanyak 115 buah di 12 kabupaten/kota.

Menanggapi harapan Paman Birin agar jumlah unit bantuan ditambah, disebutkan Mursyidah, direncanakan pada tahun 2025 rehabilitasi rumah di kawasan kumuh provinsi sebanyak 240 unit dan dan rehab rumah rusak korban bencana sebanyak 1.000 unit.

Jumri Abi, salah satu penerima bantuan rehabilitasi RTLH, sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel atau Gubernur Kalsel.

Bagi warga Jalan Trans Ambubun Jaya RT 2 Jalur 6, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini sangat terharu dan tidak menyangka mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Apalagi dengan kondisi menganggur selama tujuh tahun terakhir, pasca menjalani operasi, Jumri harus tinggal dibangunan yang menurutnya tidak layak disebut sebuah rumah.

“Program rehabilitasi RTLH ini sangat membantu sekali, terima kasih sekali, tidak tahu bagaimana kondisi rumah saya kalau tidak ada bantuan pemerintah ini. Terimakasih Paman Birin dan Acil Odah,” ujarnya dengan mata besar kaca-kaca. Adp/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper