Mata Banua Online
Selasa, Februari 17, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wujudkan Air untuk Kemakmuran Bersama

by Mata Banua
26 Mei 2024
in Indonesiana
0

 

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (AHY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menjadi pembicara dalam sesi Local Process pada rangkaian World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).ist

 

Berita Lainnya

Kasus Disdik Banjarmasin, Kejari Tunggu Hasil BPKP

Kasus Disdik Banjarmasin, Kejari Tunggu Hasil BPKP

12 Februari 2026
Puluhan Ribu Ojol Jadi Mitra Keselamatan

Puluhan Ribu Ojol Jadi Mitra Keselamatan

12 Februari 2026

BALI- Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, Pemerintah Indonesia telah membangun berbagai infrastruktur air di penjuru negeri. Sedikitnya, 42 bendungan dibangun dengan tujuan menambah air penyediaan dan irigasi untuk pertanian, industri, dan keperluan rumah tangga.

Demikian dikatakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (AHY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menjadi pembicara dalam sesi Local Process pada rangkaian World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu (22/05).

Pembangunan infrastruktur air tersebut, menurutnya telah mencakup dalam salah satu prinsip untuk mewujudkan “Air untuk Kemakmuran Bersama” yang menjadi tema besar dalam WWF ke-10 ini.

“Pengelolaan air harus selalu berorientasi pada kemakmuran, yang mempunyai arti lebih luas dari sekadar kekayaan materi,” kata Menteri AHY.

Menteri AHY menyebut ruang lingkup kemakmuran sejati itu mencakup keadaan kesuksesan, kebahagiaan, dan kesehatan. Oleh sebab itu, infrastruktur air yang dibangun juga dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air, pengendalian banjir dan bencana pengelolaan, serta untuk rekreasi, olahraga, dan pariwisata.

“Itu semua menghasilkan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemakmuran rakyat,” tutur Menteri AHY.

Hadir menjadi pembicara dalam sesi tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Presiden World Water Council, Loic Fauchon; Presiden UCLG, Ugur Ibrahim Altay; dan Menteri Perairan Maroko, Nizar Baraka.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper