Mata Banua Online
Jumat, Februari 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sistem Resi Gudang Untungkan Petani

by Mata Banua
26 Februari 2024
in Daerah, Tapin
0

 

RESI GUDANG-PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd saat berbincang dengan Agus Supriyadi pengelola resi gudang KUD Penerus Baru di desa Binderang, kecamatan Lokpaikat saat kunjungannya beberapa waktu lalu. (foto:mb/herman)

RANTAU,- Sistem resi gudang harus mengoptimalkan pemanfaatannya, melalui inovasi yang tujuannya agar harga gabah tidak anjlok terutama, pada saat musim panen dan kita mengapresiasi sistem resi gudang KUD Penerus Baru yang dapat membantu permodalan para petani.

Berita Lainnya

Bupati dan Wakil Tapin Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Bupati dan Wakil Tapin Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

5 Februari 2026
Pemkab Siapkan Anggaran Rp2,3 Milyar Untuk Masyarakat Yang Tidak Masuk BPJS

Pemkab Siapkan Anggaran Rp2,3 Milyar Untuk Masyarakat Yang Tidak Masuk BPJS

4 Februari 2026

Hal itu disampaikan PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd saat meninjau sistem resi gudang KUD Penerus Baru didampingi asisten Ekobang H Errani Martin dan beberapa kepala dinas, di desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, Selasa (09/01) beberapa waktu lalu, di Rantau.

Seperti yang dikatakan PJ Bupati Tapin, tujuan dibangunnya sistem resi gudang, adalah sebagai instrumen tunda jual dan memperoleh pembiayaan, untuk mengatasi jatuhnya harga komoditi pada saat panen raya, sehingga petani atau pelaku usaha pertanian dapat menjual komoditinya pada saat harga membaik.

“Melalui resi gudang, petani dapat menyimpan hasil panennya dan jika ingin menjualnya, sistem resi gudang bisa menjadikan sebagian hasil panen, untuk dijadikan agunan untuk modal petani kembali memulai musim tanam,” ujarnya.

“Sistem resi gudang sangat aman, karena petani yang menyimpan hasil panennya, akan mendapatkan dokumen bukti kepemilikan yang diberikan oleh pengelola gudang dan sistem resi gudang memudahkan para petani mendapatkan kredit usaha,” paparnya.

Sementara itu Agus Supriyadi pengelola gudang KUD Penerus Baru mengatakan, saat gabah murah petani dapat menyimpan hasil gabahnya paling lama selama 6 bulan, disini para petani akan mendapatkan sertifikat resi gudang.

Sertifikat resi gudang sendiri dapat dijadikan agunan bagi petani yang ingin memerlukan modal usaha, dalam hal ini kita bekerjasama dengan Bank Kalsel. Setengah gabah petani disimpan disini dan setengahnya lagi bisa di jadikan agunan.

“Tahun lalu resi gudang KUD Penerus Baru dapat menampung 170 ton gabah petani,” ungkapnya.

Ditambahkan Agus, keuntungan lainnya dalam resi gudang, selain kita memberikan waktu 6 bulan bagi petani, untuk menyimpan gabahnya, jika petani ingin menjualnya disini, maka harga juga akan kita beli lebih tinggi dari harga tengkulak.

Minimal gabah yang disimpan sebanyak 5 ton dan biaya penyimpanan sebesar Rp.225/kg selama 6 bulan dan itu sudah termasuk biaya asuransi dan penguji mutu.

“Resi gudang terbuka bagi siapa saja yang ingin menyimpan gabahnya disini, baik gabah kelompok tani maupun pribadi,” tandasnya.{[her/mb03]}

 

 

Tags: KUD Penerus BaruPj Bupati TapinSistem Resi GudangSyarifuddin
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper