Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kemhan Bantah Ada Korupsi Pengadaan Jet Mirage

Rencana Pembelian Telah Dibatalkan

by Mata Banua
12 Februari 2024
in Headlines
0
ILUSTRASI jet tempur Mirage 2000-5.

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) membantah ada kasus korupsi dalam pengadaan pesawat jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra memastikan pemberitaan Meta Nex dalam artikel ‘Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation’ merupakan fitnah. Ia mengatakan rencana pembelian telah dibatalkan pemerintah.

Berita Lainnya

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Penganiaya Anak di Yogya

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Penganiaya Anak di Yogya

26 April 2026
Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah Asli di Persidangan

Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah Asli di Persidangan

26 April 2026

“Pembelian Mirage 2000-5 belum terjadi karena alasan keterbatasan ruang fiskal dan Kemhan tetap fokus berusaha untuk mencari pesawat tempur terbaik untuk menjaga wilayah udara Indonesia,” ujar Herindra dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (12/2), seperti dikutip CNNindonesia.com.

Herindra menegaskan, Kemhan juga tidak pernah menandatangani kontrak pengadaan alutsista apa pun dengan PT Teknologi Militer Indonesia (TMI).

Ia menyayangkan adanya upaya penyebaran berita hoaks yang dilakukan secara masif tersebut. Herindra menilai cara-cara seperti itu justru dapat melemahkan upaya perancang sistem pertahanan Indonesia.

“Sering terjadi, informasi-informasi sesat ini dikembangkan oleh pihak-pihak tertentu dalam proses diplomasi pengadaan alutsista,” ujar Herindra.

“Kami mengimbau kepada semua pihak untuk tidak mengorbankan kepentingan nasional hanya demi kepentingan politik sesaat,” imbuhnya.

Ia pun menyebut Kemhan selaku institusi bakal mengambil upaya hukum terkait penyebaran fitnah dan hoaks tersebut.

“Menyangkut semua informasi hoaks dan fitnah yang mendegradasi upaya penguatan pertahanan Indonesia serta merugikan Kemhan dengan berbagai tuduhan yang tidak berdasar maka Kemhan akan melakukan langkah hukum,” ucapnya.

Sebelumnya, kabar dugaan korupsi itu tertulis dalam artikel bertajuk “Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation”.

Artikel yang tayang pada Jumat 9 Februari itu mengungkapkan adanya kesepakatan dengan Qatar untuk pembelian 12 jet tempur Mirage bekas senilai US$792 juta atau setara sekitar Rp 12,4 triliun, atau dengan harga US$ 66 juta setiap jet. The Group of States Against Corruption (GRECO) atau Komisi Antikorupsi Uni Eropa disebut sedang menyelidiki skandal ini.

Sementara, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak juga menegaskan kabar dugaan korupsi pesawat jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar yang menyeret nama capres nomor urut 2 itu adalah bohong alias hoaks.

Ia mengatakan, pembelian jet tempur itu memang pernah direncanakan, namun progresnya batal. Oleh karena itu, ia menegaskan tak ada pembelian pesawat jet tempur tersebut di Kementerian Pertahanan seperti yang diberitakan media daring berbahasa asing, Meta Nex dalam artikel daring bertajuk ‘Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation’ yang viral pada Jumat, 9 Februari 2024, yang dikutip CNNIndonesia.com.

“Saya ingin masuk ke substansi. Pertama, ini adalah hoaks dan fitnah. Tidak ada pembelian Pesawat Mirage. Walaupun itu (pernah) direncanakan, (tapi) sudah dibatalkan, artinya tidak ada kontrak yang efektif di Kemenhan terkait dengan pembelian Mirage. Jadi secara konten semua yang disampaikan itu jelas fitnah,” ujar Dahnil dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (10/2).

Dahnil menduga pemberitaan tersebut diciptakan oleh pihak tertentu dan memilih momen jelang hari pencoblosan untuk memberi dampak negatif kepada pasangan Prabowo-Gibran.

“Sumber berita ini kan muncul dari salah satu situs MSN, konten MSN ini kontennya agregator Microsoft dan ambil dari Metanext. Kalau dicek ke Metanext, berita itu tidak ada sama sekali. Dari sisi teknis jelas ini juga diciptakan orang orang tertentu untuk tebar fitnah bagi Prabowo-Gibran terkait dengan pemilihan yang tinggal beberapa hari ke depan,” ujar Dahnil yang juga juru bicara Paslon nomor urut 2 di Pilpres 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper