Mata Banua Online
Rabu, April 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BI Tahan Suku Bunga 6 Persen

by Mata Banua
17 Januari 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI 7 Days Repo Rate pada level 6 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 16-17 Januari 2024.

Seiring dengan keputusan itu, suku bunga deposit facility tetap sebesar 5,25 persen, dan suku bunga lending facility tetap sebesar 6,75 persen.

Berita Lainnya

Bisnis Plastik Meningkat

Bisnis Plastik Meningkat

14 April 2026
Beras 5 Kg Tak Sesuai Takaran

Masih Belum Jelas Harga Plastik Bisa Turun

14 April 2026

“Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Januari 2024 memutuskan untuk me­m­pertahankan BI-Rate sebesar 6 persen,” ujar Gubernur Bank Indo­nesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (17/1).

Menurut Perry, keputusan mem­pertahankan suku bunga di level 6 persen tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilitas nilai tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5 persen plus 1 persen pada 2024.

Sementara itu, kebijakan makro­prudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berke­lanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk men­dorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga.

“Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi-keuangan digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah,” pungkas Perry.

Berdasarkan catatan, BI selalu menaikkan suku bunga sejak Agustus hingga Desember 2022 sampai ke level 5,5 persen. Lalu bank sentral menahan­nya sebelum kembali menaikkan suku bunga acuan 25 basis point (bps) ke level 6 persen pada Oktober 2023.

Sebelumnya, sejumlah ekonom meramalkan Bank Indonesia (BI) masih akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate bulan ini. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan BI masih berpotensi mempertahankan suku bunganya pada level enam persen. “Belum ada faktor yang membuat BI harus menurunkan suku bunga saat ini,” kata Bhima.

Dia menuturkan, ketidakpastian geopolitik yang tinggi di Timur Tengah, risiko selat Taiwan yang meningkat, hingga The Fed yang belum putuskan penurunan bunga acuan dalam waktu dekat. Jika Fed Funds Rate akan dipangkas, Bhima menyebut proyeksinya baru akan terjadi pada kuartal II 2024. “BI mau tidak mau harus jaga spread yang lebar antara FFR dan suku bunga acuan BI,” ucap Bhima.

Jika BI terburu-buru menurunkan bunga acuan, dikhawatirkan capital outflow terutama di pasar surat utang akan mengguncang rupiah. Sementara rupiah, lanjut Bhima, masih wajib stabil di tengah momen pemilihan umum (pemilu) saat ini.

Sementara itu, Ekonom Makro­ekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan rupiah tercatat sekitar Ro 15,550 per dolar AS yang sedikit terdepesiasi sebesar 1,06 persen secara year to date sejak awal tahun.

Dibandingkan mata uang negara peers, Riefky mengatakan rupiah cenderung melemah dibandingkan rubel Rusia, rupee India, lira Brasil, peso Filipina, dan peso Argentina namun rupiah cenderung stabil di beberapa minggu terakhir dan jumlah cadangan devisa saat ini relatif cukup untuk meminimumkan potensi tekanan terhadap rupiah apabila dibutuhkan. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper