
PELAIHARI – Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tanah Laut (Tala) AKBP M Junaeddy Johnny, SIK menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku tindak pidana narkoba.
Menurut Junaeddy, siapapun pelaku atau tersangka dimata hukum tetap sama, karena narkoba merupakan kasus yang merusak negara dan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya pada acara pers release akhir tahun 2023 yang digelar disalah satu caffe di Kabupaten Tanah Laut, Minggu (31/12) sore.
“Pokoknya bagi saya tidak toleransi bagi pelaku tindak pidana narkoba, siapapun itu,” tandasnya.
Tindakan yang dilakukan orang nomor satu di lingkungan Polres Tala ini, dikarenakan kasus narkoba di Kabupaten Tanah Laut sangat tinggi.
Berdasarkan data atau keberhasilan yang dilakukan untuk tahun 2022 tercatat 143 kasus dengan jumlah tersangka 169 selesai perkara 138 kasus. Ada penurunan tahun 2023 jumlah kasus sebanyak 119 dan tersangkanya 138 selesai perkara 112 kasus.
“Kasus narkoba masih tinggi di Kabupaten Tala, banyak masyarakat melapor masalah narkoba melalui hotline Tanah Laut Lapor Pak, bagi masyarakat Tala laporkan langsung kalau ada terjadi peredaran narkoba di wilayah kami,” tegasnya.
Meski baru beberapa hari menjabat sebagai Kapolres Tala, pihaknya menilai masyarakat Kabupaten Tanah Laut baik dan mudah dalam berkomunikasi.
“Bahwa gangguan Kamtibmas 2023 banyak menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tercatat sepanjang tahun 2023 sebanyak 239 kasus dan dapat diselesaikan 268 kasus, sedangkan tahun 2022 268 kasus dapat diselesaikan 202 kasus,” paparnya.
Lebih lanjut, begitu juga dengan kasus Lalu Lintas tercatat ada kenaikan satu kasus dibandingkan dengan tahun sebelumnnya. Dari jumlah laka tahun 2022 tercatat 87 dan tahun 2023 menjadi 88 kasus.
Korban meninggal dunia tahun 2022 sebanyak 50 jiwa, ada kenaikan tahun 2023 korban meninggal dunia menjadi 62 jiwa.
“Kalau dikalkulasikan satu bulannya ada lima hingga enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan semoga tahun 2024 nanti Kabupaten Tanah Laut lebih kondusif, masyarakatnya lebih sadar dan taat aturan,” harapnya. ris/ani

