Mata Banua Online
Jumat, Januari 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemerintah Evaluasi Total Usai Gagal Capai Target Asian Games

by matabanua
10 Oktober 2023
in Olahraga
0
D:\2023\Oktober 2023\11 Oktober 2023\9\9\master.jpg
Lifter putra Indonesia Rahmat Erwin Abdullah (bawah) berpose dengan pelatih sekaligus ayahnya Erwin Abdullah (atas) usai melakukan angkatan clean and jerk pada final 73 kilogram Grup A Asian Games 2022 di Xiaoshan Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Selasa (3/10/2023).

 

Jakarta – Pemerintah Indonesia akan mengevaluasi total seluruh cabang olahraga usai gagal mencapai target medali di perhelatan Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Publik sebelumnya turut menyoroti cabang olahraga unggulan bulu tangkis yang gagal menyumbang medali satu pun, tidak seperti perhelatan sebelumnya.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\9\Olahraga Kamis\master.jpg

John Herdman Berpeluang Andalkan Thom Haye di Piala AFF 2026

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\9\Olahraga Kamis\james harden.jpg

James Harden Lampaui O’Neal di Daftar Pencetak Poin NBA

14 Januari 2026

Indonesia berakhir di peringkat 13 pada Asian Games kali ini setelah mengumpulkan 7 emas, 11 perak dan 18 perunggu. Capaian itu tidak mencapai target yang dibuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yakni sebanyak 8 emas dan masuk 12 besar, bahkan jauh dari keinginan Presiden Joko Widodo untuk bisa masuk 10 besar.

“Kita akan melakukan analisis bagi yang meleset dari target. Kita harus duduk bersama dan mencari solusi apa yang terbaik,” ujar Dito seperti dikutip dari keterangan resminya.

Meski demikian, jumlah medali emas kali ini merupakan yang terbanyak sejak Asian Games New Delhi 1982, jika mengecualikan capaian 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah.

Ketua Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan hasil dari Asian Games tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan menuju Olimpiade Paris tahun depan

Sementara itu, Ketua Kontingen Indonesia yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah akan terus mendukung dari sisi sarana dan program terlebih menjelang Olimpiade Paris 2024. Basuki berjanji akan berbicara dengan Kemenpora dan Kementerian Keuangan terkait dukungan untuk hal tersebut.

Tujuh medali emas yang diperoleh Indonesia di Asian Games kali ini berasal dari dua emas cabang olahraga menembak, satu balap sepeda disiplin BMX, satu dari wushu, satu dari panjat tebing, satu dari angkat besi, dan satu dari perahu naga.

Selain karena target meleset, publik beberapa hari terakhir juga mengkritik capaian salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia, bulu tangkis, yang tidak menyumbang medali satu pun. Capaian itu turun tajam dibandingkan tahun 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang berhasil menyumbang dua emas, dua perak dan empat perunggu.ant

 

 

Tags: Asian GamesLifter putra IndonesiaRahmat Erwin Abdullah
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper