Mata Banua Online
Kamis, Mei 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Waspadai Bahaya Mikroplastik Jika Tertelan Oleh Anak

by matabanua
6 Juni 2023
in Mozaik
0
D:\2023\Juni 2023\7 Juni 2023\11\Halaman 1-11 Rabu\waspadai.jpg
Sejumlah anak bermain.(foto:mb/web)

 

Mainan plastik, botol, kotak bekal, hingga sedotan plastik yang biasa dipakai anak-anak mengandung mikroplastik yang bila masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan risiko bagi kesehatan anak.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Mikroplastik adalah partikel plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter. Selain di peralatan berbahan plastik, partikel tersebut juga ditemukan di laut, sungai, tanah, bahkan udara yang kita hirup.

Menurut laporan Hindustan Times, Sabtu (3/6), anak-anak memiliki risiko tinggi menelan mikroplastik ketika mereka memasukkan objek berbahan plastik yang sering dipakai ke dalam mulut.

Bila tertelan, mikroplastik bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti masalah pencernaan, inflamasi, menghambat penyerapan nutrisi, hingga mengganggu proses tumbuh kembang anak.

“Mikroplastik cenderung menyebabkan banyak masalah kesehatan pada anak-anak. Bahan kimia ini berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan seperti reproduksi dan obesitas, gangguan pada organ, dan keterlambatan pada proses perkembangan anak,” kata konsultan neonatologi dan kesehatan anak dari Motherhood Hospital Pune, Dr. Jagdish Kathwate.

Jagdish menganjurkan untuk menghindari produk makanan dengan kemasan plastik, mengganti penggunaan botol plastik dengan botol kaca, dan tidak memberikan mainan plastik sebagai mainan bagi anak.

“Penting bagi orang tua untuk mengurangi paparan terhadap plastik yang ada di berbagai produk dan di lingkungan, juga senyawa kimia berbahaya yang berkaitan dengan mikroplastik,” kata Kathwate.

Sang dokter juga mengingatkan untuk tidak memberikan mainan plastik bagi anak-anak yang masih suka memasukkan objek ke dalam mulut. Sebagai alternatif, orang tua bisa memberikan mainan yang terbuat dari kayu untuk anak-anaknya.ant

 

 

Tags: Dr. Jagdish Kathwatekonsultan neonatologi dan kesehatan anakMikroplastikMotherhood HospitalPune
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper