TANJUNG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi Desa Kelurahan Tangguh Bencana (Destana), bertempat di Pendopo Bersinar Pembataan, Kamis (6/8).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, Haris Fakhrozi menyampaikan, pada kegiatan ini, pihaknya mengundang para camat, lurah, dan kepala desa dengan total peserta 143 orang.
“Karena mereka adalah orang yang pertama kali langsung mengetahui adanya bencana di daerahnya masing-masing,” katanya.
Ia menjelaskan maksud tujuan kegiatan ini mewujudkan ketangguhan pemerintah, kesiap-siagaan dan pengurangan risiko berbasis masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Sekaligus untuk membentuk Destana secara keseluruhan baik di kelurahan maupun desa se-Kabupaten Tabalong,” jelasnya.
Adapun indikator desa atau kelurahan yang bisa dikatakan tangguh bencana adalah mempunyai relawan yang terlatih dan memiliki peralatan.
“Untuk itu kami akan melakukan pembinaan dan nanti di dalam pengusulan Destana akan terlihat nilainya, karena ada tingkatannya, mulai pratama, madya dan utama,” ungkapnya.
“Jadi kita melihat yang jelas hasil output dari hari ini kita paling tidak mereka sudah membentuk dulu, nanti membentuk dan terdaftar sebagai Destana,” ujarnya.
Haris pun mengungkapkan di Tabalong baru satu desa yang terdaftar yakni Desa Nawin yang kategorinya masih pratama.
“Tapi mudah-mudahan dibimbing oleh BPBD Kabupaten, Provinsi maupun dari BNPB bisa ditingkatkan kategorinya,” tuturnya.
“Kita mengharapkan secepatnya dibentuk paling tidak dalam tahun ini target kita itu semua desa dulu yang utama karena desa wilayahnya agak luas,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan melalui program Destana, kita ingin membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana.
“Artinya masyarakat memahami potensi risiko di lingkungannya, mengetahui langkah-langkah yang dilakukan saat terjadi serta mampu melakukan upaya pencegahan dan penanganan,” katanya.
Menurutnya semakin siap masyarakat, semakin besar pula peluang kita untuk mengurangi korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan.
“Oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja tetapi dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata di desa dan kelurahan,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut turut ditandatangani komitmen bersama mendukung pembentukan Destana di Kabupaten Tabalong oleh Bupati, Kalak BPBD dan Seluruh Peserta Sosialisasi.yan/rds
