RANTAU-Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hatungun terus mendorong pengembangan objek wisata Goa Batu Hapu di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, guna meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ketua Pokdarwis Hatungun Pardiyana mengatakan, Goa Batu Hapu telah dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan hingga wisatawan mancanegara. Popularitas destinasi tersebut semakin meningkat seiring berkembangnya media sosial yang banyak menampilkan keindahan panorama di dalam goa.
“Pengunjung tertarik menikmati suasana sejuk di dalam goa, melihat stalaktit dan stalagmit, serta mengabadikan momen dengan pantulan cahaya matahari yang masuk ke dalam goa,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu.
Pardiyana menyebutkan, meningkatnya kunjungan wisata mulai memberikan dampak terhadap perekonomian warga, terutama pelaku usaha kuliner serta penjual makanan dan minuman di kawasan wisata.
Saat ini, kata dia, tercatat sekitar 10 pelaku usaha menggantungkan usahanya di kawasan Goa Batu Hapu. Selain itu, peluang pengembangan usaha oleh-oleh khas juga mulai terbuka meski belum dimanfaatkan secara maksimal.”Potensi ekonomi dari sektor pariwisata masih dapat ditingkatkan apabila didukung pembenahan sarana dan prasarana di kawasan wisata tersebut,” tambahnya.
Guna menjaga daya tarik destinasi, ucap Pardiyana, Pokdarwis terus berupaya melestarikan kawasan Goa Batu Hapu beserta flora dan fauna di dalamnya, sekaligus menyiapkan pengembangan area wisata agar menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan.”Kami ingin ada pembaruan sehingga pengunjung tidak bosan dan tertarik kembali berkunjung,” katanya.
Ia mengungkapkan, Ke depan Pokdarwis menargetkan pengembangan kawasan Goa Batu Hapu melalui perluasan area wisata sehingga mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan wisatawan di Kalimantan.{[an/mb03]}
