BANJARMASIN – Menteri Haji dan Umrah RI, KH Mochammad Irfan Yusuf meresmikan Gedung Baru Asrama Haji Kelas I Banjarmasin yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara, di Banjarbaru, Jumat (10/7).
Pada peresmian gedung baru Asrama Haji Kelas I Banjarmasin itu turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Kalimantam Selatan, HM Syarifuddin, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK dan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalsel, H Eddy Khairani serta Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Haris Fadillah.
Gedung baru Asrama Haji Kelas I Banjarmasin berlantai II tersebut dengan fasilitas hotel berbintang 3 tersebut memiliki 44 kamar dan mampu menampung sebanyak 176 orang sehingga keseluruhan Asrama Haji Banjarmasin mampu menampung sebanyak 428 orang.
Selain menandatangani prasasti, Menteri Haji dan Umrah RI, KH Mochammad Irfan Yusuf bersama Sekdprov Kalsel, HM Syarifuddin juga memotong untaian melati sebagai tanda beroperasinya fasilitas gedung baru Asrama Haji tersebut.
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dalam sambutan tertulis dibacakan Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin mengharapkan fasilitas asrama haji yang baru mampu memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi calon jemaah haji maupun masyarakat yang memanfaatkannya.
Gubernur H Muhidin menyampaikan apresiasi atas hadirnya gedung baru tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Hadirnya gedung baru ini merupakan sebuah kemajuan yang patut kita syukuri. Pembangunan sarana dan prasarana seperti ini bukan sekadar menghadirkan bangunan yang megah, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Gubernur H Muhidin menegaskan bahwa tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas pelayanan dan merawat faslitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia meminta seluruh jajaran Kanwil Kementerian Haji Kalimantan Selatan dan pengelola Asrama Haji memiliki rasa memiliki terhadap aset negara tersebut.
“Merawat aset negara sama pentingnya dengan membangunnya. Budaya melayani, profesionalisme, disiplin, dan inovasi harus terus menjadi bagian dari setiap insan yang bertugas di Asrama Haji Kelas I Banjarmasin,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur H Muhidin juga menyampaikan harapan besar masyarakat Kalimantan Selatan agar penerbangan langsung dari Kalimantan Selatan menuju Arab Saudi, baik ke Jeddah maupun Madinah, dapat segera diwujudkan.
Menurut H Muhidin, penerbangan langsung tidak hanya memberikan kemudahan dan efisiensi perjalanan bagi jemaah, tetapi juga akan memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu gerbang keberangkatan jemaah haji di kawasan Kalimanta.
Gubernur Kalsel berharap, apabila penerbangan langsung tersebut terealisasi, Asrama Haji Kelas I Banjarmasin dapat berkembang menjadi pusat layanan terpadu bagi jemaah haji dan umrah dengan pelayanan yang mudah, cepat, nyaman, profesional, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menteri Haji dan Umrah RI, Dr KH Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan haji di daerah. Menurut Irfan Yusuf, fasilitas Asrama Haji yang semakin representatif harus diiringi dengan peningkatan mutu pelayanan kepada jemaah.
Irfan Yusuf berharap Asrama Haji Kelas I Banjarmasin dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan sekaligus mampu memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji dan umrah, sehingga proses penyelenggaraan ibadah haji semakin nyaman, aman, dan berkualitas. md/adpim/ani
