BANJARMASIN-Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) rapat UPT Kebun Raya membahas evaluasi anggaran tahun 2026,
Dalam rapat hari ini membahas evaluasi anggaran tahun 2026, khususnya untuk pengelolaan Kebun Raya Banua.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.S mengatakan selain itu juga melihat program-program yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
Tadi telah dijelaskan oleh UPT bahwa anggaran yang mereka miliki saat ini mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
“Namun demikian, anggaran tersebut masih perlu didukung dengan tambahan dana untuk menunjang berbagai program yang telah direncanakan,” ujar Mustaqimah di Banjarmasin,Rabu (17/6) sore.
Oleh karena itu, pihak pengelola meminta dukungan kepada Komisi III untuk penambahan anggaran.
Ada empat program utama yang menjadi prioritas mereka. Pertama, pengembangan bank sampah.
Kedua, pembangunan gazebo. Ketiga, pengembangan koleksi tanaman, termasuk tanaman endemik dan tanaman obat yang menjadi kekhasan lokal Kalimantan Selatan. Program ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi Kebun Raya Banua sebagai pusat konservasi dan edukasi. Keempat, pembangunan taman bermain anak atau playground yang diharapkan dapat menambah daya tarik bagi pengunjung.
Program-program tersebut menjadi dasar permohonan tambahan anggaran yang diajukan saat ini.
“Tentu hal ini akan kami bahas lebih lanjut bersama Tim Badan Anggaran (Banggar). Pada prinsipnya, kami sangat mendukung upaya pengembangan yang direncanakan, karena keberadaan Kebun Raya Banua yang semakin baik dan representatif akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Terkait pengelolaan selama ini, secara umum sudah berjalan cukup baik. Namun masih diperlukan beberapa peningkatan fasilitas pendukung, seperti penambahan dan perbaikan toilet serta sarana-prasarana lainnya agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan Kebun Raya Banua dapat berkembang menjadi destinasi edukasi dan wisata yang lebih menarik serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah.rds
