Mata Banua Online
Kamis, Juni 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dehumanisasi Muslim Palestina oleh Zion*s, Makin Mengerikan!

by Mata Banua
10 Juni 2026
in Opini
0

Oleh : Fatimah (Aktivis Muslimah)

Dehumanisasi muslim Palestina oleh Zion*s sangat mengerikan. Zionis dengan dukungan politik, militer, dan keuangan dari AS, mereka menjadi gerakan yang sangat biadab dari akhir abad 19 hingga abad 21 sekarang. Mereka menguasai secara masif 26.790 km persegi (85%)dari wilayah Palestina dengan menggunakan militer dan alat yang sangat canggih. Terjadi genosida penduduk Palestina sebanyak 136.000 dan yang terbanyak akibat agresi militer yang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Berita Lainnya

PHK Massal dan Sulitnya Mencari Kerja: Bukti Nyata Kegagalan Kapitalisme, Islam Solusinya

PHK Massal dan Sulitnya Mencari Kerja: Bukti Nyata Kegagalan Kapitalisme, Islam Solusinya

10 Juni 2026
Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

9 Juni 2026

Khusus daerah gaza selama dua tahun di Gaza, militer zionis menewaskan lebih dari 72.000 orang dan melukai 172.000 lainnya, dari 38.000 korban syahid yang terbanyak adalah anak-anak dan perempuan. Otoritas militer Zion*s telah memerintahkan pasukan untuk membunuh setiap laki-laki yang mereka temui di Gaza. Infrastruktur sipil telah hancur 90%, wilayahnya telah dikuasai 60%.

Perilaku mengerikan dimana orang yang hidup dibunuh dan juga menggangu yang sudah mati. Warga yang meninggal, jenazahnya tidak boleh dikuburkan di tanahnya sendiri, bahkan harus dibongkar lagi dan dipindahkan. Sebuah keluarga Palestina di Jenin mengatakan pemukim entitas Yahudi memaksa mereka menggali dan memindahkan jenazah ayah mereka beberapa jam setelah pemakamannya. Para pemukim Yahudi mengklaim tanah pemakaman itu milik pemukiman Sa-Nur di dekatnya.

Fakta yang terjadi dimana Gaza menjadi tempat paling mematikan bagi jurnalis. Zion*s menargetkan pembunuhan jurnalis, lebih dari 300 jurnalis tewas sejak 7 Oktober 2023. Dampaknya, berita tentang Gaza pun sepi, padahal serangan Zion*s di Gaza masih terjadi.

Banyak anak Palestina yang tubuhnya diamputasi akibat perang. Berdasarkan data PBB, satu dari lima penderita amputasi di Jalur Gaza merupakan anak-anak. Juru bicara PPB Stephen Dujarric menambahkan bahwa lebih dari 6.600 orang membutuhkan perawatan prostetik dan rehabilitasi. Selain itu, sejak 2023 ribuan warga Gaza telah menjalani amputasi, tetapi hanya delapan tenaga medis yang tersedia untuk menanganinya.

Dunia dan kaum muslim seharusnya tidak diam atas pendudukan Gaza. Akar masalah Gaza adalah keberadaan entitas Zion*s di tanah milik muslim Palestina sehingga entitas ini harus dihapuskan dari muka bumi. Penguasa di lebih dari 50 negeri muslim hari ini tidak tergerak untuk melakukan jihad membebaskan Palestina karena mereka terbelenggu oleh nasionalisme yang telah mengikis ukhuah islamiah.

Pembebasan Palestina butuh ukhuah Islamiah hakiki berupa persatuan muslim sedunia untuk berjihad. Ukhuwah ini hanya terwujud dengan Khilafah yang merupakan institusi pemersatu umat. Khilafah akan menghentikan pendudukan dan genosida Zion*s terhadap Palestina dan mengembalikan tanah Palestina pada pemiliknya, sekaligus me-riayah warga Palestina agar bisa hidup mulia.

Agenda utama (qadhiyah masiriyah) umat Islam hari ini adalah penegakan Khilafah yang akan mengerahkan militer di dunia Islam untuk melakukan jihad membebaskan Palestina dan menghilangkan entitas Zion*s.

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper