
MARTAPURA – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui bidang kepemudaan mengadakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah bagi Kalangan Pemuda (Saran Dinda) di Desa Limamar Kecamatan Astambul, Senin (8/6/) pagi.
Kegiatan ini di ikuti 20 peserta yang terdiri atas delapan pemuda dan 12 pemudi, yang bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam proses pemulasaran pemakaman sesuai syariat Islam.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan mulai dari materi dan praktik, langsung mengenai tata cara memandikan, mengafani, mensalatkan hingga proses pemakaman jenazah.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar H Irwan Jaya melalui Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Supriyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan pemuda agar memiliki peran sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan pemuda dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi pendidikan,” ujarnya.
Melalui program Saran Dinda, lanjut dia, pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat, baik dari sisi sosial, budaya maupun keagamaan.
“Semoga dapat diterapkan untuk membantu masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal regenerasi petugas pemulasaran jenazah yang selama ini didominasi tenaga yang lebih senior,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Disbudporapar Banjar juga menyerahkan bantuan berupa uang kepada Pondok Pesantren RMA Cabang Limamar yang diterima Penasihat Ponpes Guru Anang Basri.
Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang berperan dalam membina generasi muda. ril/dio

