
MARTAPURA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan Sekretaris Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan Enly Hadiyanor.
Acara pelantikan dan pengukuhan di gelar di Mahligai Sultan Adam Lantai 2 Martapura, Sabtu (6/6) sore, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan Tantri Narindra mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi, Kapolres AKBP Fadli, perwakilan Dandim 1006, Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, Dewan Kehormatan KONI Kabupaten Banjar H Abdurrahman, serta ketua KONI periode sebelumnya HM Rofiqi.
Ketua KONI Kabupaten Banjar periode 2026-2030 H Irwan Bora mengatakan, pelantikan tersebut merupakan amanah sekaligus awal perjuangan bersama untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Ia mengapresiasi capaian kepengurusan sebelumnya yang berhasil meningkatkan peringkat Kabupaten Banjar pada ajang pekan olahraga provinsi (porprov).
“Sebelumnya di porprov kita berada di peringkat 11, dan Alhamdulillah di masa akhir jabatan Pak Rofiqi kita bisa naik ke urutan delapan. Ini menjadi pekerjaan rumah, mudah-mudahan ke depan kita bisa naik dan wajib berada di urutan kelima,” ujarnya.
Irwan juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga soliditas dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan organisasi.
Menurutnya, berbagai kekurangan pada periode sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi, mengingat Kabupaten Banjar memiliki banyak atlet berbakat yang perlu dibina secara berkelanjutan.
“Pengurus KONI yang terpilih harus benar-benar mengabdikan diri. Organisasi ini membutuhkan pengorbanan dan pengabdian, jangan sampai hanya mencari upah. Apabila tidak bisa memberikan kontribusi, kita akan melakukan reshuffle,” tegasnya.
Sementara, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menegaskan komitmen pemkab dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga melalui KONI.
Menurutnya, dukungan anggaran harus diiringi dengan perencanaan yang matang dan pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Faktor prestasi bukan hanya soal anggaran, tetapi juga banyak faktor lainnya. Kader-kader atlet di berbagai cabang olahraga harus di amati dengan baik. Atlet-atlet yang berpindah ke daerah lain juga perlu dikomunikasikan dan dihimpun sesuai kemampuan kita untuk berkonsolidasi,” ujarnya.
Terkait bonus atlet, Saidi menyatakan pemerintah daerah terus melakukan peningkatan setiap tahunnya. Namun, pemberian bonus juga harus disesuaikan dengan capaian prestasi yang di raih.
“Kami sangat yakin dengan pelantikan ini. Komposisi pengurus yang di dukung berbagai latar belakang ini insha Allah mampu menghadirkan prestasi yang lebih baik ke depan. Bukan hanya lima besar, tidak menutup kemungkinan masuk tiga besar bahkan menjadi juara umum,” katanya.
Pada kesempatan itu, Saidi juga menitipkan pesan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar terus memberikan dukungan kepada atlet-atlet Kabupaten Banjar dari berbagai cabang olahraga demi peningkatan prestasi daerah. ril/dio

