
MARTAPURA – Sekda Kabupaten Banjar H Yudi Andrea secara resmi membuka Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Banjar Induk Organisasi Olahraga (INORGA) Barisan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Tahun 2026.
Festival Olahraga Masyarakat BAVETI digelar di Lapangan Tenis Al Basia Martapura, Selasa (2/6), dengan diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 32 peserta putra dan 8 putri.
Para peserta akan bersaing secara sportif memperebutkan Piala Ketua KORMI Kabupaten Banjar, serta hadiah uang pembinaan jutaan rupiah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ajang untuk memperkuat semangat hidup sehat, sportivitas dan kebersamaan di kalangan masyarakat, khususnya para pecinta tenis veteran.
Sekda Kabupaten Banjar Yudi Andrea mengatakan, olahraga memiliki peran strategis, tidak hanya untuk menjaga kebugaran jasmani, melainkan juga sebagai sarana membangun karakter, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
Menurutnya, olahraga masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan berkualitas. Aktivitas olahraga yang dilakukan secara rutin tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, melainkan juga memperkuat jaringan sosial dan solidaritas antarwarga.
“Pemerintah Kabupaten Banjar menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Olahraga Masyarakat BAVETI ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kebugaran, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Yudi menambahkan, keberadaan BAVETI memiliki peran penting dalam memfasilitasi para petenis veteran, agar tetap aktif, sehat, dan produktif.
Pemerintah daerah berharap, organisasi tersebut terus berkembang dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi, sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banjar Ahmad Fauzan Asniah mengatakan, festival tersebut merupakan salah satu upaya nyata untuk mendorong masyarakat tetap aktif berolahraga, sekaligus memperkuat eksistensi olahraga rekreasi di daerah.
Menurutnya, BAVETI tidak hanya menjadi wadah bagi para petenis veteran untuk menyalurkan hobi dan menjaga kebugaran, tetapi juga berperan sebagai media mempererat hubungan sosial antaranggota maupun masyarakat luas.
“Festival ini bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya. ril/dio

