
BANJAR – Anggota DPRD Kalimantan Selatan Habib Farhan BSA menggelar sosialisasi revitalisasi (sosrev) di Kampung Sei Pinang, Kabupaten Banjar, Senin (25/5)
Pada sosrev itu, warga menyampaikan aspirasinya agar pemerintah segera membangun saluran air atau drainase di sejumlah titik jalan, yang selama ini kerap tergenang air terutama ketika hujan.
Habib Farhan mengatakan, banyak wilayah di Kabupaten Banjar yang hingga kini masih mengalami persoalan genangan air akibat buruknya sistem drainase di kawasan jalan beraspal dan permukiman warga.
“Daerah-daerah pascabanjir membutuhkan saluran air atau got di pinggir jalan agar air tidak terus menggenang. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa mempercepat kerusakan jalan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, keberadaan drainase sangat penting untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan sekaligus mengurangi risiko banjir dan genangan di kawasan permukiman masyarakat.
Selain berdampak terhadap kerusakan jalan, lanjut dia, genangan air juga dinilai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan pengguna kendaraan yang melintas.
Habib Farhan menilai, pembangunan drainase di wilayah pinggiran perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar kerusakan infrastruktur tidak terus berulang tiap musim hujan.
Menurutnya, penanganan infrastruktur tidak hanya sebatas pembangunan jalan, tetapi juga harus disertai sistem pendukung seperti drainase yang memadai.
“Jalan yang sudah di aspal harus di dukung saluran air yang baik, agar kualitas jalannya tetap terjaga dan tidak cepat rusak akibat genangan air,” katanya.
Dalam kegiatan sosrev tersebut, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain terkait pembangunan infrastruktur dasar, seperti penerangan jalan umum (PJU), perbaikan jalan rusak, hingga fasilitas umum di daerah pinggiran Kabupaten Banjar. rds

