Istanbul – Aston Villa sukses menjadi kampiun Liga Europa 2025/2026. The Villans meraihnya dengan mengalahkan wakil Jerman, Freiburg, di laga final.
Freibrug vs Aston Villa berlangsung di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB. Pasukan Unai Emery menang 3-0.
Aston Villa memimpin dua gol di babak pertama lewat gol Youri Tielemans dan Emiliano Buendia. Satu gol ditambah lagi pada babak kedua oleh Morgan Rogers.
Aston Villa membuat ancaman pertama ke gawang Freiburg pada menit kedua. Morgan Rogersmelepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan bola masih bisa dibendung kiper Noah Atubolu.
Dominasi Aston Villa terus meningkat dalam permainan ini. Tim asal Inggris tersebut sampai memaksa Freiburg untuk bertahan lebih dalam.
Kerja keras Aston Villa baru membuahkan hasil 1-0 di menit ke-41. Youri Tielemans melepaskan tembakan voli di kotak penalti setelah menerima umpan silang Morgan Rogers.
Keunggulan Aston Villa membesar menjadi 2-0 di injury time babak pertama. Emiliano Buendia melepaskan tembakan terukurnya yang tak bisa dijangkau kiper lawan.
Freiburg mencoba mengontrol pertandingan di 10 menit awal babak kedua. Pasukan Julian Schuster dengan sabar mencari celah untuk menyerang pertahanan lawan, namun belum ada yang membahayakan Aston Villa.
Alih-alis mencetak gol, Freiburg malah kebobolan lagi. Kali ini Rogers yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Aston Villa memimpin 3-0.
Freiburg tak kunjung mencetak gol sepanjang pertandingan. Hal ini membuat Aston Villa pulang dengan membawa trofi juara.
Usai sudah penantian hampir setengah abad Aston Villa. The Villans akhirnya merasakan lagi manisnya trofi di kompetisi Eropa. Top!
Ini berkat kemenangan 3-0 atas Freiburg pada final Liga Europa di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB. Gol-gol Villa dibuat Youri Tielemans dan Emiliano Buendia di babak pertama, sebelum Morgan Rogers menambah di babak kedua.
Villa berhasil menuntaskan dahaga trofi mereka setelah terakhir kali memenangi Piala Liga Inggris pada 1996. Lebih manisnya lagi adalah trofi Liga Europa ini juga jadi yang pertama untuk Villa di Eropa setelah hampir 50 tahun.
Villa untuk pertama dan terakhir kalinya merajai Eropa pada 1982 saat memenangi Piala Champions. Diperkuat mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe, Villa kala itu mengalahkan Bayern Munich
Setelah itu prestasi Villa cenderung naik-turun dan bahkan sempat terdegradasi dari Premier League.
“Kami bekerja keras untuk ini. Kami bisa tampil bagus dan menang. Momen membahagiakan untuk fans, klub. Kami akan tercatat dalam sejarah. Manajer bilang kepada saya untuk mencetak gol yang simpel-simpel saja dan masuk ke kotak penalti. Saya senang bisa mencetak gol. Saya lelah, tapi gak lelah-lelah banget. Hasilnya akhirnya sepadan,” ujar Rogers seperti dikutip situs resmi UEFA.dtc

