
Jakarta – Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) menyebut kelas yang akan diikuti lifter putra andalan Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah di Asian Games 2026 akan ditentukan lewat seleksi nasional (seleknas).
“(Lifter) yang kalah (di seleknas) harus memilih nomor lain (selain 75 kilogram),” kata Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Djoko menjelaskan bahwa saat ini Rizki dan Rahmat memilih untuk turun pada nomor yang sama, yakni kelas 75 kilogram (kg).
Menurut dia, keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi dari masing-masing atlet berdasarkan pertimbangan dan kesiapan mereka menghadapi perubahan kategori yang berlaku dalam angkat besi internasional.
Dengan keputusan itu, keduanya akan saling bersaing secara langsung untuk memperebutkan satu tempat mewakili Indonesia pada ajang Asian Games 2026.
Di sisi lain, Djoko melanjutkan, regulasi Asian Games hanya memperbolehkan setiap negara mengirimkan satu atlet untuk setiap nomor angkat besi yang dipertandingkan.
Regulasi tersebut membuat persaingan internal antaratlet dari negara yang sama tidak dapat dihindari, terutama jika lebih dari satu atlet memilih kelas yang sama.
Oleh sebab itu, PB PABSI memutuskan untuk menggunakan seleksi nasional sebagai mekanisme penentuan wakil Indonesia. Seleknas dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026 di Jakarta dan akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua lifter untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Atlet yang menang dalam seleknas akan tetap bertahan di kelas 75 kg, sedangkan atlet yang kalah akan diberikan kesempatan untuk memilih kelas lain yang tersedia.
“Atlet yang kalah harus memilih nomor lain, terserah nomor apa, saya tidak menentukan karena itu hak mereka,” katanya.
Djoko menegaskan bahwa pada prinsipnya PB PABSI tetap menginginkan Rizki dan Rahmat dapat sama-sama tampil membela Indonesia pada Asian Games 2026 di Jepang. Menurut dia, keberadaan dua lifter berkualitas dalam tim nasional justru menjadi keuntungan besar bagi Indonesia.
Djoko menilai kedua atlet memiliki kualitas yang mumpuni dan mampu bersaing di kelas mana pun. Pengalaman keduanya tampil di panggung internasional menjadi modal penting bagi keduanya untuk menghadapi persaingan yang ketat di level Asia.
“Saya yakin mereka tampil di mana pun bisa menang, insyaallah,” kata dia. ant

