
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Desa Jambu Raya RT 02, Kecamatan Beruntung Baru, Senin (18/5) pukul 01.48 Wita.
Bantuan untuk dua rumah warga terdampak diserahkan Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakili Kabid Rehlinjamsos Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Hudan Azzuhry, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (18/5) pukul 01.48 Wita, mengakibatkan dua unit rumah mengalami rusak berat dan berdampak pada dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa. Korban terdampak, yakni Salahuddin dengan tiga jiwa dan Lothfi Yamin dengan empat jiwa.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Banjar menyalurkan bantuan berupa paket sembako serta bantuan simbolis kebakaran sebesar Rp 10 juta untuk masing-masing keluarga korban, guna membantu meringankan beban dan mendukung proses pemulihan pascakejadian.
Hudan mengatakan, bantuan segera disalurkan usai pihaknya menerima laporan kejadian. Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Banjar dalam memberikan pelayanan tanggap darurat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban, sekaligus meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi musibah,” ujarnya.
Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemkab Banjar. Kehadiran pemerintah di tengah situasi sulit tersebut dinilai sangat membantu dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali.
Terpisah, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan, pemerintah daerah hadir untuk memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan secepat mungkin guna meringankan beban pascakebakaran.
“Musibah ini tentu menjadi cobaan berat bagi warga yang terdampak. Pemerintah Kabupaten Banjar hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan kebutuhan dasar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” katanya.
Pemkab Banjar juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk memastikan kondisi instalasi listrik serta penggunaan sumber api di rumah tetap aman, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. ril/dio

