
BANJARMASIN– Bursa calon Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 dibuka.
Setelah pendaftaran resmi ditutup pada Jumat (9/5) pukul 18.00 WITA, hanya satu nama yang tercatat sebagai bakal calon. Yakni, Muhammad Syaripuddin, politisi yang akrab dipanggil Bang Dhin, sekaligus mantan Wakil Ketua Perbasi Kalsel.
Bang Dhin tidak sendirian di bursa pencalonan, ia juga datang dengan modal dukungan yang sangat kuat.
Tidak kurang dari sembilan pengurus kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan menyatakan dukungan tertulis kepada sosok yang dikenal lama berkecimpung di dunia olahraga bola basket Bumi Lambung Mangkurat ini.
Kesembilan daerah yang menyatakan dukungan adalah Perbasi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarbaru, Kabupaten Kotabaru, Barito Kuala, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar.
Dukungan itu melampaui syarat minimal enam kabupaten/kota yang ditetapkan dalam ketentuan penjaringan.
Perwakilan Perbasi Banjarbaru, Yoga, menjelaskan bahwa dukungan kepada Bang Dhin bukan keputusan yang tergesa-gesa. Rekam jejaknya yang panjang di dunia olahraga, khususnya bola basket, menjadi pertimbangan utama.
Dengan ditutupnya masa pendaftaran, proses kini beralih ke tahap berikutnya. Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketua Umum Perbasi Kalsel, Arif Rahman Hakim, memastikan seluruh dokumen yang telah diserahkan akan segera menjalani proses verifikasi administrasi secara ketat.
Arif menegaskan bahwa verifikasi bukan sekadar formalitas — melainkan proses konfirmasi final yang tidak memberi ruang bagi perbaikan berkas setelah dokumen diserahkan.
Setelah ini akan kami verifikasi, apakah yang bersangkutan lolos secara administrasi. Kalau verifikasi itu sifatnya konfirmasi, jadi tidak ada lagi perbaikan berkas,” tegas Arif.
Hasil verifikasi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 18 Mei 2026. Jika dinyatakan memenuhi syarat, Bang Dhin akan melaju ke tahap pemilihan definitif melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.ril/rds

