
BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru gencarkan perbaikan jalan di berbagai lokasi di Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menginstruksikan camat dan lurah untuk segera menanggapi aduan warga terkait kondisi jalan.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan komunikasi publik Pemko Banjarbaru bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan masyarakat.
Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby menegaskan, camat dan lurah memiliki posisi yang sangat strategis sebagai garda terdepan, sekaligus jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Saya meminta camat dan lurah aktif membantu memfasilitasi aduan masyarakat terkait kondisi jalan. Pemerintah kota ingin memastikan setiap aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik dan ditangani, sesuai mekanisme serta skala prioritas pembangunan daerah,” ujar Lisa.
Merespons tingginya atensi masyarakat yang sering disampaikan melalui media sosial, Lisa mengimbau aparatur di kewilayahan, meresponsnya dengan pola komunikasi yang terbuka dan edukatif.
Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa proses perbaikan jalan dilakukan secara bertahap. Hal ini mempertimbangkan tingkat kerusakan, urgensi penanganan, dan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, usulan pembangunan jalan berasal dari berbagai pintu, mulai dari Musrenbang, pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, hingga aspirasi langsung ke pemerintah daerah.
“Penanganan jalan bukan hanya tanggung jawab teknis Dinas PUPR, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru Adi Maulana, menyatakan kesiapannya untuk menyajikan data teknis serta progres penanganan secara transparan kepada publik.
“Kami terus melakukan pemeliharaan rutin jalan melalui metode tambal sulam (patching) menggunakan campuran aspal panas. Progres pekerjaan juga akan terus kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” ujar Adi.
Dinas PUPR juga mengoptimalkan kanal informasi resmi untuk menyosialisasikan data eksisting, jenis penanganan, hingga dokumentasi before-after pengerjaan jalan.
Dengan dukungan dan partisipasi aktif warga, pembangunan infrastruktur yang berbasis prioritas ini diharapkan mampu mengakselerasi visi terwujudnya Banjarbaru Emas (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). ril/dio

