
BANJARMASIN – Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan komitmen mewujudkan pendidikan berkualitas melalui upaya penguatan digitalisasi dan penerapan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Pernyataan itu disampaikan Lisa Halaby saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung tertib dan khidmat di Lapangan Dr Murdjani Banjarbaru, Senin.
Walikota dalam amanatnya sebagai pembina upacara, menekankan kemajuan pendidikan menjadi kunci utama membangun kualitas sumber daya manusia hingga perlu didukung inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” ujar Lisa saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof Dr Abdul Mu’ti.
Menurut Lisa, Pemkot Banjarbaru siap mendukung kebijakan nasional, termasuk penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Ditekankan, transformasi pendidikan tidak hanya berfokus pada kurikulum, tetapi penyediaan sarana prasarana berbasis digital, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pembentukan karakter peserta didik melalui lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari perundungan.
“Kami atas nama pemerintah kota di momentum hari pendidikan nasional mengapresiasi guru dan tenaga kependidikan yang memiliki peran strategis mencerdaskan generasi muda di Banjarbaru,” ucap Lisa.
Dikatakan, implementasi budaya ASRI menjadi bagian penting menciptakan ekosistem pendidikan yang tentunya mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter.
Upacara Hardiknas di Banjarbaru dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pejabat pemerintah kota, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta ratusan pelajar dari berbagai jenjang. ant

