
BANJARMASIN – Ajang Milklife Soccer Challenge (MLSC) untuk level pelajar SD usia 10-12 tahun sukses digelar untuk pertama kalinya. Ajang yang dimulai sejak 30 April itu menghasilkan juara yang nantikan akan mewakili Kalsel ke turnamen Soccer di Kudus Jawa Tengah, Juni mendatang.
Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman hadir memberikan semangat dukungan untuk para pemain.
Ia menegaskan, ajang seperti ini bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan mental juara. “Momentum ini menjadi peluang penting bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga, khususnya sepak bola, “katanya, di Soccer Green Yakin, Kab Banjarmasin, Minggu (3/5)
Menurutnya, ajang ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, salah satunya melalui pembinaan olahraga sejak usia dini.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membentuk karakter, budaya, dan akhlak para pelajar melalui olahraga,” ujarnya.
Antusiasme peserta telah menunjukkan semangat juang para pemain terlihat dari reaksi emosional saat bertanding. Seperti menangis setelah kalah karena ingin memberikan yang terbaik bagi sekolahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas dan melibatkan lebih banyak sekolah, termasuk mendorong partisipasi pelajar putri agar pembinaan berjalan lebih merata.
” Harapannya, dari ajang ini akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang dapat berkontribusi hingga ke level nasional, termasuk memperkuat tim nasional kelompok usia, “ujarnya.
Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin terkesan dengan antusiasme peserta maupun dukungan dari berbagai stakeholder terhadap MilkLife Soccer Challenge di Banjarmasin. Merlin mengungkapkan, pihaknya bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife menggagas turnamen ini memiliki komitmen kuat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola usia dini yang dinilai mampu membangun karakter, sportivitas, serta memperkuat kerja sama tim dan disiplin.
“Gelaran perdana MilkLife Soccer Challenge di Banjarmasin mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang terlibat mencapai 661 siswi SD. Inilah dapat mencetak atlet sepak bola putri masa depan, “katanya.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago mengatakan, MLSC adalah bagian dari pembinaan jangka panjang guna mempersiapkan pemain muda menghadapi event yang lebih besar ke depan.
“Tujuan utama kami bukan sekadar mencari juara, tetapi mempersiapkan anak-anak menghadapi event berikutnya dan membentuk fondasi sepak bola usia dini yang kuat,” ujarnya
Dijelaskannya, selama turnamen berlangsung, tim pelatih memantau langsung seluruh pertandingan dari pagi hingga sore untuk menjaring pemain terbaik. Dari hasil seleksi, sekitar 25–28 pemain dipilih, ditambah tiga guest star. “Nantinya, akan disaring menjadi 16 pemain terbaik yang dipersiapkan mengikuti turnamen lanjutan di Kudus, “ujarnya.
Program ini juga dilanjutkan dengan pemusatan latihan intensif selama beberapa minggu sebagai persiapan menghadapi kompetisi futsal pada Juni mendatang.
“Yang kami bangun adalah ekosistem. Bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi menciptakan individu yang unggul, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi,” tambahnya.
Sementara, pemenang Soccer sari kategori laga final KU 10, SDN Pagatan Besar keluar sebagai juara MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025 – 2026 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 melawan SDN Sungai Andai 4.
Sedangkan di pertandingan final KU 12, tim SDN Sungai Lulut 1 meraih podium tertinggi usai membuat kejutan dengan mengalahkan SDN Telaga Biru 1 melalui skor 1-0. via

