Mata Banua Online
Kamis, April 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PSG Kalahkan Muenchen dalam Drama Sembilan Gol

Enrique: Bayern Paling Konsisten, Tetapi PSG Tim Terbaik (

by Mata Banua
29 April 2026
in Olahraga
0
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Ousmane Dembele merayakan keberhasilannya mencetak gol pada pertandingan Liga Champions menghadapi Bayern Muenchen di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa (28/4/2026) waktu setempat.(foto:mb/ uefa.com)

Jakarta – Paris Saint-Germain memenangkan salah satu pertandingan Liga Champions paling dramatis yang berakhir 5-4 melawan Bayern Muenchen pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa waktu setempat.

Kejar mengejar gol terjadi ketika PSG membuat lima gol, sedangkan Bayern mencetak empat gol.

Berita Lainnya

0 Saves, 5 Kali Kebobolan

0 Saves, 5 Kali Kebobolan

29 April 2026

29 April 2026

Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele masing-masing mencetak dua gol untuk PSG, sedangkan satu gol lainnya dibuat Joao Neves.

Sementara keempat gol Bayern dilesakkan oleh empat pemain berbeda, yakni Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz.

PSG tinggal mencuri satu poin di kandang Bayern dalam leg kedua pekan depan agar ke final Liga Champions, sedangkan Bayern wajib menang dengan selisih dua gol.

Bayern unggul lebih dahulu pada menit ke-17 setelah penalti Harry Kane membobol gawang PSG . PSG menyamakan kedudukan setelah aksi individual Kvaratskhelia diakhiri dengan sebuah gol pada menit ke-24.

PSG berbalik unggul 2-1 pada menit ke-33 setelah Joao Neves menyundul sepak pojok menjadi gol.

Bayern menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah tendangan Michael Olise berbuah gol pada menit ke-41.

PSG kembali memulihkan keunggulan pada lima menit tambahan babak pertama dari penalti Dembele yang tak bisa dihentikan kiper Bayern Manuel Neuer.

Pada babak kedua, PSG memperlebar keunggulan menjadi 4-2 setelah umpan Achraf Hakimi dikonversi menjadi gol oleh Kvaratskhelia pada menit ke-56.

PSG memperbesar lagi keunggulan menjadi 5-2 setelah Dembele mencetak gol keduanya pada menit ke-58.

Bayern memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 setelah umpan Joshua Kimmich disundul Upamecano menjadi gol pada menit ke-65.

Bayern kembali mengejar sampai 4-5 setelah Luis Diaz turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68.

Bayern berusaha menyamakan kedudukan, namun hingga laga usai tak berhasil sehingga PSG menang dengan 5-4.

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique mengakui bahwa Bayern Muenchen tampil sebagai tim yang paling konsisten musim ini, tetapi menyebut kualitas skuad asuhannya tetaplah yang terbaik.

Juara bertahan Liga Champions musim lalu, PSG bersiap menjamu Bayern pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Rabu (29/4) dini hari WIB.

Secara konsistensi, Bayern sedikit berada di depan kami (PSG dan Arsenal) karena mereka hanya kalah dalam dua pertandingan, tetapi bila kita berbicara tentang apa yang telah kami tunjukkan sebagai sebuah tim, kami berada di level atas. Dan tidak ada tim yang lebih baik dari kami,” ujar Enrique melalui situs resmi klub, Senin.

“Saya telah mengatakan hal ini setelah kami gagal masuk delapan besar di fase liga, bahwa saya tidak melihat ada tim yang lebih baik dari kami,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Pertemuan ini menjanjikan pertarungan tingkat tinggi antara raksasa Eropa. Tiga dari empat semifinalis musim ini yakni PSG, Bayern, dan Arsenal merupakan pemuncak klasemen di liga domestik mereka masing-masing.

Bayern bahkan telah mengunci gelar juara Bundesliga dengan hanya menderita satu kekalahan domestik dan satu kekalahan di Eropa. Perbedaan perjalanan juga mewarnai kedua tim.

Sementara Arsenal dan Bayern berhasil menempati dua posisi teratas di fase liga, PSG (dan Atletico Madrid) harus bersusah payah melalui babak playoff.

Namun, di fase gugur (babak 16 besar dan perempat final), kedua tim unjuk ketajaman; Die Roten tampil beringas dengan mencetak 16 gol, sementara PSG mengemas 12 gol.

Enrique menilai, rekor impresif tersebut tidak hanya berbicara soal serangan, melainkan juga pertahanan solid yang menempatkan keduanya sebagai yang terbaik di Eropa.

Enrique sangat menyadari ancaman mematikan dari daya gedor Bayern, terutama pergerakan sayap yang diisi oleh Luis Diaz dan Michael Olise. Meski demikian, fakta tersebut sama sekali tidak akan mengubah filosofi dan pendekatan bermain PSG di kandang.ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper