Mata Banua Online
Rabu, April 29, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Firman Yusi Ajak Perusahaan Berkolaborasi Bangun Banua Lewat CSR+

by Mata Banua
28 April 2026
in Banjarmasin
0

 

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), Firman Yusi, SP, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam pembangunan daerah. IST

BANJARMARIN-Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), Firman Yusi, SP, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam pembangunan daerah.

Berita Lainnya

Baznas Hadirkan Z Corner, Dorong Penguatan UMKM di Banjarmasin

Baznas Hadirkan Z Corner, Dorong Penguatan UMKM di Banjarmasin

28 April 2026
Jembatan CUSA Direview Ulang Desain

Jembatan CUSA Direview Ulang Desain

28 April 2026

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Revisi Peraturan Daerah tentang TJSLP yang berlangsung di Kantor BAPPEDA Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (27/4).

Di hadapan para pimpinan perusahaan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kalsel, legislator dari Fraksi PKS ini mengajak seluruh korporasi yang beroperasi di wilayah Bumi Antasari untuk tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menyalurkan program Cororate Social Responsibility (CSR).

Firman Yusi menjelaskan bahwa revisi Perda TJSLP ini bertujuan untuk menciptakan payung hukum yang lebih kuat dan adaptif, sehingga penyaluran dana CSR dapat lebih terukur dan tepat sasaran.

“Kami ingin perusahaan-perusahaan di Kalsel bukan sekadar menggugur kewajiban, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan kolaborasi, kita bisa memastikan program TJSLP sejalan dengan rencana pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Firman.

Ia menekankan beberpaa poin penting dalam pertemuan tersebut antara lain penrlunya menyelaraskan bantuan perusahaan dengan prioritas daerah seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.

Selain itu, diperlukan pula upaya untuk memperkuat sistem pendataan agar kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan Kalsel tercatat dengan baik serta memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan merasakan dampak positif secara berkelanjutan.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah dialog untuk menyerap aspirasi dari pelaku usaha sebelum Raperda tersebut disahkan menjadi Perda.

Firman berharap, melalui regulasi yang baru nanti, hambatan komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat diminimalisir.

“Pemerintah Provinsi Kalsel tidak bisa bekerja sendiri dan saya meyakini perusahaan juga sudah melakukan banyak hal melalui TJSL-nya. Tinggal koordinasi yang perlu ditingkatkan. Kekuatan pendanaan dan inovasi dari sektor swasta melalui TJSLP adalah motor penggerak yang luar biasa jika dikelola dengan sinkron,” tambahnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh BAPPEDA Kalsel ini diharapkan dapat mempercepat finalisasi revisi Perda TJSLP, sehingga implementasi kolaborasi pembangunan antara pemerintah dan perusahaan dapat segera dipacu.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper